Bank Syariah Mandiri Berangkatkan Disabilitas Mudik

Menyambut hari raya Idul Fitri, Bank Syariah Mandiri (BSM) kembali menggelar program mudik. Untuk program yang ke-6 ini, BSM menyertakan penyandang disabilitas mudik bersama keluarga karyawan BSM.

Agus Sudiarto, Direktur Utama Bank Syariah Mandiri, menyampaikan bahwa program Mudik Berkah Bersama Disabilitas tahun ini merupakan pilot project BSM. Mudik kali ini, pertama kalinya BSM bersinergi dengan Satuan Tugas Perlindungan Anak (Satgas PA) memfasilitasi penyandang disabilitas mudik ke kampung halaman.

IMG-20160702-WA0001_resized_2

“Ide memfasilitasi mudik bagi penyandang disabilitas sebenarnya sudah kami rencanakan dari tahun lalu, alhamdullilah dengan sinergi bersama Satgas Perlindungan Anak ide itu dapat terealisasi tahun ini” ujarnya.

Program mudik ini diikuti oleh pegawai pelaksana, pegawai dasar (office boy, security dan petugas kebersihan) beserta keluarga di kantor pusat dan kantor cabang BSM di Jabodetabek, beserta para pedagang kecil yang berjualan di sekitar kantor pusat BSM.

Ilma Novri Yanti, Kepala Satgas PA, menuturkan bahwa Satgas Perlindungan Anak selama beberapa tahun terakhir telah menggelar kampanye mudik ramah anak dan disabilitas. Penyandang disabilitas itu mandiri. Mereka hanya butuh aksesibilitas. Kendala tersebut mengakibatkan banyak penyandang disabilitas tidak bisa mudik ke kampung halaman setiap Idul Fitri.

Aksesibilitas yang dimaksud adalah kemudahan, kegunaan, keselamatan dan kemandirian yang masih belum tersedia pada fasilitas-fasilitas umum seperti stasiun, terminal, pelabuhan dan termasuk jalan, alat dan jenis transportasinya.

Mengakomodir kebutuhan tersebut, BSM menyediakan mobil akses (mobil khusus) disabilitas milik Kementerian Sosial sehingga penyandang disabilitas pengguna kursi roda yang sebelumnya tidak dapat mudik dalam program ini tetap bisa pulang sampai tiba ke kampung halamannya.

Total armada yang disediakan BSM adalah 25 unit bus dengan tujuan kota-kota besar di pulau Jawa dengan target peserta mudik sekitar 12 ribu orang, termasuk di dalamnya penyandang disabilitas dan 1 mobil akses disabilitas milik Kementerian Sosial yang disediakan khusus bagi penyandang disabilitas pengguna kursi roda. Untuk tahun pertama ini tercatat lebih dari 15 orang dari warga disabilitas dan keluarganya mendaftar mudik berkah BSM.

Lebih lanjut Agus menambahkan, ia ingin melalui kegiatan ini, BSM dapat membina silaturahim dengan masyarakat, meningkatkan awareness dan engagement di antara sesama pegawai serta melakukan aksi nyata kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.

Sejalan dengan tema komunikasi “ada berkah di setiap transaksi” BSM ingin menyampaikan pesan tentang keberkahan yang diperoleh kepada semua pihak baik berupa kebaikan harta maupun kebaikan keluarga di setiap produk, layanan dan aktivitas Bank Syariah Mandiri termasuk keberkahan dalam program mudik berkah 2016.

Ke depannya Agus berharap dapat bersinergi dengan lebih banyak pihak yang dapat mengakomodir ketersediaan infrastruktur yang memadai untuk kebutuhan mudik penyandang disabilitas sehingga dapat memberangkatkan peserta disabilitas dengan jumlah lebih banyak dan kondisi disabilitas yang lebih beragam dengan aman. (EVA)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *