Lebih Tenang Umroh dengan Pembiayaan dan Asuransi Syariah

Lamanya waktu antri ibadah haji hingga 20 tahun rata-rata calon haji membuat masyarakat memilih umrah dahulu. Keinginan untuk kembali ke Tanah Suci juga mendorong peningkatan perjalanan umroh di Indonesia tiap tahunnya. Diperkirakan terjadi peningkatan jamaah umroh 30 persen tahun ini.

Kementerian Agama mencatat, angka jemaah umrah yang berangkat  hingga akhir 2016 berkisar 818.000 orang. Sementara pada tahun 2015, jemaah yang terbang ke Tanah Suci berkisar 717.000 orang.

Melihat fenomena ini PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. (Danamon), PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) dan PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) mendukung dengan layanan umroh melalui pembiayaan dan asuransi syariah.

“Upaya kami mendukung berkembangnya keuangan syariah di Indonesia dengan terus menghadirkan produk dan layanan syariah yang inovatif, serta yang tidak kalah pentingnya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat dari keuangan berbasis syariah,” ujar Direktur Danamon Syariah, Herry Hykmanto.

Herry melihat tren peningkatan penjalanan umroh dalam beberapa tahun terakhir sambil menunggu keberangkatan haji. Untuk itu perlu perencanaan keuangan yang baik untuk bisa mewujudkan niat ke Tanah Suci. Maka itu Danamon Syariah memberikan solusi perencanaan keuangan tersebut melalui Tabungan BISA Umrah iB. “Dengan produk tabungan ini, nasabah dapat menentukan sendiri jangka waktu menabung dan jumlah setoran rutin bulanan sesuai kebutuhan. Nasabah juga akan mendapatkan asuransi jiwa syariah gratis,” jelas Herry.

Danamon Syariah terus menghadirkan produk inovatif yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah. Baru-baru ini Danamon bekerja sama dengan Manulife juga melakukan launching produk ‘Proteksi Prima Amanah’ (PPA) yang merupakan produk asuransi jiwa berjangka waktu yang menggunakan prinsip syariah.

“Dalam waktu dekat Danamon Syariah juga akan meluncurkan produk inovatif pembiayaan kepemilikan rumah (KPR) dengan prinsip sewa beli,” imbuhnya. Ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah atas hunian sebagai kebutuhan primer yang harus segera direalisasikan.

Pembiayaan Kepemilikan Rumah Syariah dengan prinsip sewa beli merupakan salah satu upaya Danamon untuk mendukung masyarakat memiliki hunian yang nyaman sesuai dengan prinsip syariah.

Pada kesempatan ini, Adira Finance juga kembali memperkenalkan produk berbasis syariah, yang baru saja di-launching pada bulan April lalu yaitu, Pembiayaan Paket Perjalanan Umroh. Ini adalah produk penyaluran dana berdasarkan prinsip Murabahah (Jual Beli) dimana Adira Finance Syariah membiayai Paket Perjalanan Umrah yang dibutuhkan oleh konsumen.

Produk baru Adira Finance Syariah ini merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat indonesia yang mayoritas beragama islam, untuk dapat melaksanakan ibadah Umrah dengan mudah dan cepat. Banyak keuntungan yang akan dirasakan oleh konsumen melalui produk ini, salah satunya konsumen tidak lagi perlu menunggu lama untuk dapat melaksanakan ibadah umrah, sesuai tagline pada produk ini, yaitu “berangkat duluan angsur belakangan”.

Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli, berharap dengan hadirnya produk Pembiayaan Paket Perjalanan Umrao ini, dapat mewujudkan mimpi seluruh masyarakat Indonesia untuk melakukan ibadah umrah, tanpa lagi khawatir dengan biaya. “Cukup dengan melengkapi persyaratan pembiayaan paket umrah, anda dapat langsung berangkat melaksanakan ibadah umrah,” tuturnya.

Tidak hanya itu, seluruh konsumen yang mengajukan produk Pembiayaan Paket Perjalanan Umrah ini juga akan mendapatkan berbagai keuntungan lainnya seperti; berkesempatan mendapatkan pembiayaan dengan margin 0%, angsuran ringan dengan margin yang sangat murah, berkesempatan mendapatkan down payment (DP) 0% (tanpa DP), proses mudah dan cepat, dapat memberangkatkan jamaah selain konsumen seperti orang tua, pasangan, serta anak kandung. Seluruh konsumen sudah dapat mengajukan Pembiayaan Paket Perjalanan Umrah sejak bulan Februari 2017.

Senada dengan itu, Adira Insurance berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan nasabah, dengan menghadirkan produk-produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Salah satu produk yang menjadi andalan di tahun ini ialah ‘Travellin Syariah’, yang merupakan asuransi perjalanan berbasis syariah untuk melindungi pelanggan selama perjalanan umroh dan haji.

“Sejak diluncurkan tahun lalu, hingga saat ini Travellin Syariah telah bekerja sama dengan 144 travel umroh rekanan di Indonesia. Selain itu jumlah customer Travellin Syariah terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada Kuartal I 2017, customer yang mendapatkan jaminan Travellin Syariah mencapai lebih dari 43.000,” ungkap Sharia Division Head Adira Insurance, Bimo Kustoro. Untuk memperluas jaringan pemasaran Adira Insurance juga bekerja sama dengan tiga asosiasi haji dan umroh terbesar di Indonesia yaitu HIMPUH, AMPHURI dan ASPHURINDO.

Travellin Syariah memberikan tiga jaminan utama yaitu kecelakaan dalam perjalanan (seperti meninggal dunia atau cacat tetap); sakit dan cidera dalam perjalanan (seperti santunan rawat inap karena sakit atau kecelakaan, biaya pendampingan keluarga, dan biaya repratriasi); serta ketidakyamanan dalam perjalanan (seperti penggantian biaya akibat penundaan dan pembatalan perjalanan, keterlambatan penerbangan dan kedatangan bagasi, serta kehilangan bagasi).

“Yang membedakan Travellin Syariah dengan produk asuransi perjalanan lainnya ialah produk ini dikelola dengan mengedepankan prinsip-prinsip syariah. Keunggulan lainnya ialah Travellin Syariah memberikan pembayaran klaim secara cashless, menjamin hingga pada kehilangan bagasi selama perjalanan, keterlambatan selama perjalanan dan memberikan santunan atas perampokan rumah tinggal selama ditinggal Umrah. Perlindungan ini dapat dimiliki customer hanya dengan membayar premi mulai dari Rp 100 ribu, jadi mulai sekarang customer tidak perlu khawatir lagi karena selama perjalanan Umrah akan dilindungi oleh Travellin Syariah,” papar Bimo.

 

Editor : Eva Martha Rahayu

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *