Antonius W. Sumarlin

Antonius W. Sumarlin

Bahkan, putra mantan Menkeu RI ini sempat melakoni pekerjaan sebagai satpam di Trail Mobile Corporations, perusahaan trailer manufacturing terbesar ketiga di Amerika Utara. Tugasnya menjaga, memeriksa trailer yang masuk, lalu menghitung dan membuat laporan. ?Saya sering dimaki-maki para sopir karena pola kerja saya menyebabkan antrean trailer menjadi panjang,? cerita Anton, yang mempelajari poses pekerjaan itu dari para sopir dengan cara nongkrong bersama di bar-bar. Setelah menguasai pekerjaan, ia dipindahkan ke bagian purchasing, kemudian ke built of material, bagian pemrosesan dan staf akunting yang bertugas membayar para pemasok.

Intelektualitasnya makin terasah ketika ia dipercaya Erick Prograyer, mantan tangan kanan Jack Welch yang dulunya Vice President Keuangan GE Divisi Eropa, untuk membantu membenahi sistem bisnis dan membuat SOP yang baru. Bahkan, Anton disekolahkan di Oracle Programming. Ia juga dipercaya menjadi kepala treasury. ?Tugas saya merestrukturisasi utang yang telah jatuh tempo, baik dengan bank maupun para pemasok senilai sekitar US$ 4 miliar,? kata ayah satu putra ini.

Setelah proyeknya beres, ia balik ke Indonesia dan bergabung dengan PT Astra International Tbk. sebagai Manajer Divisi Analisis & Riset Strategis. Namun, akhirnya ia memilih berbisnis sendiri. Lewat PT Global Archi, ia besama temannya menekuni bisnis konstruksi dan asitektur. Di tengah jalan, timbul ketidaksepahaman, pada 2002 ia keluar dan mengembangkan PT Global Consulting Service (GCS) yang menangani jasa pengembangan manajemen indoor. ?Tahun ini, kami merambah ke management development outdoor dengan nama Team Factor,? kata CEO GCS ini.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag