Helmy Kurniawan
Kariernya di Garuda Indonesia dimulai usai menamatkan SMA pada 1991. Ketika itu, ia mengikuti pendidikan yang diselenggarakan Garuda selama setahun. Setelah itu, ia ditempatkan di bagian operasional GC hingga 1999. Empat tahun berikutnya, ia masuk bagian riset bisnis GC hingga akhirnya didapuk menjadi Manajer Marketing Plan and Sales Management pada 2003. Setelah itu, kariernya terus menanjak. Ia diberi tanggung jawab menjadi Manajer Tarrif and Pricing (2007-08). Sepanjang kariernya, ayah empat anak ini selalu terlibat dalam tim perumus kebijakan strategis Garuda, khususnya GC. “Saya seperti think tank karena selalu terlibat di bagian perencanaan,” ujar kelahiran November 1972 ini.
Helmy selalu teringat masa-masa pertama bekerja di GC. “Waktu itu, saya kerja shift. Dini hari saya menunggu bus di bundaran bandara. Biasanya, Shubuh baru sampai di rumah. Tidur sebentar, pukul 14.00 harus masuk kerja lagi,” kata suami Maya Sari ini mengenang. Pada masa itu pula, ia harus mundur dari Universitas Empu Tantular dan Universitas Terbuka, tempat ia menimba ilmu, karena terbentur waktu kerja. Namun, pada 2007, pria berdarah Sunda ini berhasil menyabet gelar sarjana ekonomi dari sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.