Daur Ulang dan Tanam Pohon Ala Nokia
Nokia menanam 4 ribu pohon yang tersebar di 10 ha di area hulu daerah aliran sungai (DAS) Ciliwung, desa Cikoneng, Cisarua, Bogor. Program ini merupakan bagian dari kampanye daur ulang handset Nokia sekaligus aksi penghijauan bertajuk Nokia Give & Grow yang dimulai pada bulan Agustus 2009 lalu.
Dalam kampanye yang dijalin bersama denan TES-AMM Indonesia dan WWF Indonesia, Nokia berhasil mengumpulkan lebih dari 10 ribu ponsel, charger dan aksesori bekas. “Ini sebagai apresiasi Nokia Indonesia terhadap partisipasi masyarakat Indonesia yang telah memberikan ponsel dan aksesoris bekasnya untuk didaur ulang, hasil dari kampanye ini kami kembalikan lagi kepada masyarakat melalui kegiatan penanaman pohon bersama WWF Indonesia di,” ujar Bob McDougall, Country Manager Nokia Indonesia.
Nokia Give & Grow bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa peran serta mereka sangat berarti dalam gerakan peduli lingkungan, dimulai dengan memberikan ponsel tak terpakai beserta aksesorisnya untuk didaur ulang.
“Kami tidak menyangka akan tingginya antusiasme masyarakat yang terlihat dari banyaknya jumlah ponsel beserta aksesoris bekas yang kami terima,” ujar Bambang N. Gyat, Country Representative TES-AMM Singapore.
Sebagai apresiasi terhadap partisipasi masyarakat Indonesia, Nokia memberikan sebuah sertifikat kepada setiap konsumen yang disertai dengan ordinat titik area penanaman pohon, di mana konsumen dapat memantau pertumbuhan pohon tersebut.
Dan meskipun kampanye Nokia Give & Grow telah selesai di bulan November 2009, masyarakat masih dapat menyumbangkan ponsel bekasnya ke 98 Nokia Care Centre di seluruh pelosok Indonesia.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.