Berca Hardayaperkasa Luncurkan Hinet 4G LTE

Internet di era digital merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa dipisahkan. Namun hingga kini konsumen belum terpuaskan dengan penyedia layanan internet yang ada. Koneksi yang lambat dan tidak stabil di semua wilayah menjadi keluhan utama pengguna internet saat ini.
Padahal, internet yang stabil sangatlah penting buat kelancaran pekerjaan pelanggan. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses internet yang prima, PT Berca Hardayaperkasa (BHp) memperkenalkan produk 4G LTE.
“Kami luncurkan merek hinet untuk layanan internet mengadopsi teknologi 4G LTE versi time division duplex (TDD) di frekuensi 2,3GHz, ini memungkinkan pelanggan menikmati kecepatan internet supercepat dan andal hingga 75 Mbps,” ujar Linggajaya Budiman, Direktur Pengelola – COO BHp.
Linggajaya menegaskan dengan deployment jaringan 4G LTE yang tengah dilakukan BHp, nantinya layanan hinet akan mampu memiliki kecepatan internet hingga 125 Mbps. Tentu saja kecepatan ini jauh lebih cepat dibandingkan HSDPA atau 3,5G. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Indonesia juga akan lebih siap menghadapi era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan lebih cepat menangkap peluang bisnis dengan negara-negara lain di ASEAN.
Meski menawarkan layanan internet supercepat, tarif yang diberikan hinet Linggajaya menjamin harga hinet lebih kompetitif dibanding penyedia layanan yang sudah ada saat ini. Dan para pelanggan hinet bisa menikmati layanan internet supercepat kapan saja tanpa syarat apapun baik dalam hal waktu pemakaian maupun kuota. “Pelanggan dapat menggunakan internet sepuasnya selama 24 jam tanpa ada pembagian waktu dan kuota,” imbuhnya.
BHp yang mengantungi izin penyelenggara Broadband Wireleaa Access (BWA)pada 2012 ini menggandeng Huawei sebagai penyedia network untuk mendukung layanan prima hinet dan pada tahap awal disediakan 2 jenis perangkat yaitu mobile Wi-Fi dan indoor Wi-Fi. Sekitar 400 BTS 4G LTE akan dibangun tersebar di wilayah Denpasar, Makassar, dan Pekanbaru guna memberikan layanan internet yang stabil.
“Kami akan terus mengembangkan layanan 4G LTE ini ke beberapa daerah lainnya seiring dengan ijin penyelenggaraan yang telah kami dimiliki,” ujar Linggajaya. (EVA)
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.