140 E-commerce Ramaikan Harbolnas 2015

140 E-commerce Ramaikan Harbolnas 2015

Tahun 2015 menjadi tahun ke-4 pelaksanaan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Event yang akan diadakan pada 10 hingga 12 Desember 2015 ini tidak tanggung-tanggung melibatkan 140 e-commerce. “Tahun ini pelaksanaan Harbolnas kami buat menjadi 3 hari karena melihat antusias para konsumen di tahun-tahun sebelumnya dan semakin banyaknya e-commerce yang terlibat dalam event ini.” ujar Indra Yonathan, VP Strategic Marketing Partnership, Lazada Indonesia, ketua Panitia Harbolnas 2015.

Berbelanja online memang sudah menjadi pilihan sebagian masyarakat Indonesia. Namun hingga saat ini jumlah pembeli online di Indonesia baru mencapai angka 7 juta atau sebesar 0,7% sampai 1% saja.

Berdasarkan hasil Survei Indonesia Internet Provider’s Association (APJIII) 2014, produk yang paling digemari oleh orang Indonesia untuk berbelanja online adalah Fashion dengan persentase sebesar 71.6%. Sedangkan produk lainnya yaitu kecantikan sebesar 20%, gadget 17.2%, perjalanan 9.7% dan buku 9.7%. Harbolnas 2015 ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi konsumen Indonesia yang gemar berbelanja online karena terdapat 18 kategori situs belanja online yang tersedia.

20151208_115122-640x480

“Respon positif masyarakat Indonesia terhadap Hari Belanja Online Nasional 2014 menjadi bukti betapa besarnya potensi e-commerce di Indonesia. Kami sangat bangga dapat menjadi perusahaan telekomunikasi yang terus mendukung diselenggarakannya Hari Belanja Online Nasional. E-commerce telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia dan kami mendukung kegiatan ini dengan memastikan pelanggan akan mendapatkan pengalaman menggunakan internet terbaik dengan jaringan internet Telkomsel,” tutur Kristin T. Rosa, General Manager & Merchant partnership Telkomsel.

Perubahan cara transaksi belanja dari offline menjadi online di Indonesia diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya. “Proyeksi di tahun 2016 menurut teman-teman dari Bank, industri yang lain mungkin agak menurun tapi industri yang tidak mengalami penurunan adalah industri e-commerce,” lanjut Indra.

Tantangan terbesar yang diperkirakan akan dihadapi ketika penyelenggaraan Harbolnas 2015 ini adalah lonjakan pengunjung dan pembeli. Oleh karena itu, para e-commerce diharuskan sudah menyiapkan diri untuk menampung lonjakan jumlah kunjungan dan pesanan yang akan diterima selama penyelenggaraan Harbolnas.

Untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi, pihak penyelenggara Harbolnas mengadakan serangkaian workshop dengan tema membahas berbagai topik mulai dari strategi bisnis, marketing, teknologi, metode pembayaran,hingga logistik yang sebelumnya sudah diadakan pada tanggal 2 dan 3 Desemeber 2015.

Pelemahan ekonomi dan permasalahan ekonomi baik secara global maupun di Indonesia tentunya sangat berpengaruh terhadap kehidupan bisnis. “Saya yakin semua industri terpengaruh, tapi di dunia e-commerce sendiri industrinya angkanya selalu naik. Walau mungkin angkanya naik tidak setinggi tahun kemarin. Kalau perkembangan tahun lalu untuk Harbolnas transaksi kita bisa naik hingga 8 kali lipat. Target tahun ini kita ingin lebih dari itu karena kita mengadakannya selama 3 hari,” tutup Indra.(EVA)

# Tag