Penjualan Kategori FMCG Naik 11% di 2010
Menurut survei Nielsen, kategori FMCG tahun 2010 naik 11%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan 8,5% di 2009. Lembaga riset ini juga mencatat total, penjualan sebesar Rp 121 triliun untuk Indonesia.
Kategori makanan dan minuman menikmati pertumbuhan double digit di tahun 2010 dengan 12,7%, meningkat dua kali dari angka 2009 yaitu 6,5%. Kategori ini juga tetap menjadi kontributor terbesar dengan total penjualan FMCG di Indonesia. Namun, untuk kategori lainnya, seperti produk rumah tangga yang tumbuh 4,3%, perawatan pribadi (13,3%) dan obat-obatan (4,5%), pertumbuhannya lebih lambat dibanding tahun 2009.
Peningkatan pada kategori makanan merupakan faktor utama yang mendorong naiknya penjualan FMCG secara total. Sementara itu, “Produk rumah tangga mengalami peningkatan yang lebih lambat di 2010 jika dibandingkan di 2009 yang mencapai 9,1% bisa merupakan indikasi bahwa konsumen mengorbankan keperluan rumah tangga mereka untuk berbelanja makan dan memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka, “ ujar Teguh Yunanto, Executive Director Retail Measurement Service Nielsen.
Dengan bergeraknya pilihan konsumen kepada hal-hal yang lebih terjangkau, produk yang sukses di tahun 2010 adalah mereka yang melakukan penyesuaian terhadap produk dengan melakukan re-packaging, mengurangi isi dan mengurangi harga.
Salah satu ynag berhasil melakukannya kategori susu bubuk, meningkat lebih dari 20% dibanding 2009 karena melakukan re-packaging dan pengurangan harga. Nielsen manunjukkan bahwa pertumbuhan volume susu dalam kotak naik sebesar 13,6% yang dikontribusi oleh 104 produk baru pada susu dalam kemasan kotak. Susu dengan harga murah mangalami peningkatan 15,1%, lebih tinggi dari susu yang harganya lebih mahal.
Sementara, untuk produk mi instan, Nielsen mencatat bahwa penjualan kategori di daerah pinggiran yang populasinya lebih tinggi mengalami peningkatan 2,2%, lebih kecil dibandingkatn peningkatan di daerah urban dan metro.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.