Siap Kehilangan Carrefour, Kartu Kredit BCA Gandeng MAP

Siap Kehilangan Carrefour, Kartu Kredit BCA Gandeng MAP

PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAP) berkolaborasi dalam memberikan kemudahan dan penawaran istimewa untuk beragam merek-merek fashion internasional yang berada di bawah pengelolaan MAP.

Selama periode kerja sama ini, pemegang kartu kredit BCA memperoleh berbagai keuntungan eksklusif, seperti potongan harga, voucher hingga kesempatan untuk menjadi pembeli pertama beragam produk terbaru dari merek-merek ternama tersebut. Penawaran istimewa BCA ini akan berlangsung selama satu tahun penuh di gerai-gerai merek internasional yang dikelola MAP seperti BCBGMAXARIA, Bershka, H.E. Mango, Marks & Spencer, Max & Co., MaxMara, Stradivarius, Utterque dan Warehouse.

“Kerja sama eksklusif ini merupakan langkah penting kolaborasi BCA dan MAP. MAP telah menjadi mitra usaha kami sejak lama, dengan menghadirkan produk gaya hidup pemegang Kartu Kredit BCA. Ini semakin menguatkan strategi kami dalam memenuhi ekspektasi pemegang kartu terutama segmen life style yang banyak memanfaatkan layanan kartu kredit sebagai bagian dari gaya hidupnya, ” kata Santoso, General Manager Kartu Kredit BCA.

Fashion tidak hanya merupakan salah satu kebutuhan utama dalam hidup, tapi kini sudah menjadi bagian dari kebutuhan gaya hidup yang tidak bisa dipisahkan dari setiap pribadi. Dampak fashion terhadap budaya dan gaya hidup masyarakat di masa kini sangat kental dalam kehidupan sehari-hari.

MAP yang mengelola lebih dari 90 merek internasional di Indonesia menyambut baik kerja sama dengan BCA. “Salah satu ekspansi bisnis yang kami lakukan antara lain dengan menghadirkan berbagai merek kenamaan dunia di Indonesia. Kami percaya bahwa kerja sama ini akan memberi keuntungan lebih, baik bagi pemegang Kartu Kredit BCA dan pelanggan setia MAP,” jelas Irawati, GM Marketing Fashion Division MAP.

Kerjasama eksklusif BCA dan MAP Fashion mencakup beragam produk dari merek internasional, berlaku di gerai-gerainya di sejumlah mal terkemuka yang ada di kota – kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Bali, dan Medan.

Dalam kesempatan yang sama, Santoso menjelaskan, BCA menargetkan akan mencapai pertumbuhan kredit hingga 30 persen di 2011, di mana pencapaian tahun sebelumnya sebesar Rp 26,5 triliun. BCA menargetkan sektor fashion akan memberikan kontribusi penjualan 5 – 7,5% untuk kartu kredit.

Ternyata, di tengah agresivitas Kartu Kredit BCA menggandeng mitra bisnis baru, rupanya bank papan atas itu harus siap kehilangan mitra bisnis lamanya, yaitu hypermarket Carrefour. Pasalnya, setelah Grup Para membeli banyak saham peritel asal Perancis itu, kerja sama kartu kredit antara Carrefour – BCA akan dialihkan ke Bank Mega yang masih satu konglomerasi dengan Grup Para milik pengusaha Chairul Tanjung.

Terkait dengan hal tersebut, Kartu Kredit BCA menyatakan siap kehilangan 330 ribu pemegang kartunya yang berpindah ke kartu kredit Bank Mega. “Memang benar Carrefour Indonesia telah menunjuk supplier lain. Transisi ini bisa dikomunikasikan dengan baik ke kastemer untuk menjaga kredibilitas BCA. Nasabah Kartu Kredit BCA Carrefour sekira 330 ribu akan transisi,” kata Henry Koenaifi, Direktur Consumer Banking BCA menambahkan.

Lebih lanjut Henry menegaskan, hingga sekarang belum ada penurunan nasabah, dan volume Kartu Kredit BCA Carrefour di kredit BCA sekitar 10%. “Sampai hari ini belum ada penurunan, volume transaksi sebetulnya di bawah 10% saja per tahun,” dia menandaskan.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag