Yusuf Bahtiar
Perjalanan karier Yusuf Bahtiar terbilang mulus. Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Brawijaya, Malang, yang memulai karier di Astra International — Toyota Sales Operation (Auto 2000) — sebagai Management Trainee (MT) ini mengaku sempat bingung. “Kok MT, padahal saya maunya jadi teknisi,” katanya mengenang. Namun, Yusuf menganggapnya sebagai tantangan. Menjadi MT (2005-06), ia bekerja di ruang pajang dan terkadang ditempatkan sebagai frontliner untuk memberikan service kepada pelanggan. Usai menjalani MT, ia diangkat menjadi Supervisor Pascajual Auto2000. Tahun 2008, kelahiran Malang 1 September 1981 ini didapuk menjadi After Sales Operation Improvement and Marketing Development Section Head Departemen Service Auto 2000, sampai saat ini.
Untuk perbaikan operasional, Yusuf melakukan evaluasi, pengecekan dan penilaian terhadap 64 ruang pajang Auto2000 di seluruh Indonesia. Adapun untuk pengembangan pemasaran, lingkup tanggung jawabnya tidak hanya berkutat pada penjualan unit mobil di Auto2000, tetapi juga pascajualnya. Alhasil, Yusuf dan timnya mampu meningkatkan revenue Divisi Pascajual yang dipatok Rp 1 triliun, naik sampai 11%. Dalam ajang InnovAstra yang diselenggarakan Astra International, pehobi membaca dan berenang ini menyabet Juara II kategori Business Perfomance Improvement. Bersama timnya, Yusuf menciptakan inovasi berupa Engaging Customers Voice in The Total Ownership Experience.
Sebelumnya, pada 2009, ia mampu menciptakan custumer loyalty management Bengkel Malang Sutoyo, yakni desain sistem terintegrasi untuk pengelolaan database pelanggan demi meningkatkan jumlah pelanggan yang diundang dan datang ke bengkel. Ke depan, ia tak muluk-muluk. “Menjalani tugas dan tanggung jawab yang diberikan sekarang adalah fokus utama saat ini,” ujar suami Whinta Kurnia Dwijaya yang kini tengah menanti kelahiran buah hatinya ini.
Ario Fajar
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.