Samsung Segera Geser Apple?

Samsung Segera Geser Apple?

Samsung Electronics Co, produsen ponsel terbesar kedua di dunia, diperkirakan akan melampaui Nokia Oyj dan Apple Inc dalam lingkup penjualan smartphone di kuartal kedua. Berdasarkan keterangan Strategy Analytics, ini terkait popularitas smartphone berbasis Android.

Samsung diperkirakan menjual 18 juta hingga 21 juta smartphone secara global di kuartal kedua, berbanding dengan 16,7 juta milik Nokia dan iPhone sebanyak 20,3 juta, ungkap Neil Mawston, analis Strategy Analytics yang berbasis di London. Untuk pertama kali, produsen perangkat Galaxy ini melampaui Nokia dan Research In Motion Ltd, produsen BlackBerry, dalam penjualan smartphone serta menyaingi ‘musuh terbesar’ yaitu Apple.

Samsung berhasil mempopulerkan smartphone dengan menggandeng sistem operasi Android milik Google Incs. “Apple, Samsung dan Nokia menjadi tiga pemain yang saling berhimpitan dalam pertarungan ini,” kata Mawston. “Portfolio Android di Samsung sangat kuat di beberapa kawasan. Samsung dan Apple akan berada di level yang sama di pasar smartphone pada akhir tahun.”

Di ranah ponsel biasa, Samsung hanya memegang 20% pangsa pasar sedangkan Nokia sebanyak 26%. Di sisi lain, penjualan smartphone Samsung berada di posisi keempat di kuartal pertama setelah menjual Galaxy S II untuk menyaingi Apple. Model smartphone berukuran 4,27 inci ini diluncurkan Februari lalu dan diharapkan membantu Samsung memperoleh profit dua kali lipat di bisnis seluler pada kuartal kedua.

Saham Android akan naik 44% di 2015 dari 39% di 2011, berdasarkan estiamsi IDC (International Data Corp). Penjualan global smartphone akan naik 55% menjadi 472 juta unit di 2011. Samsung juga menargetkan pangsa pasar menengah ke bawah dengan menawarkan model berharga rendah menggunakan sistem operasi mereka sendiri yaitu Bada. Bahkan, ponsel berbasis Bada terbaru akan diperkenalkan di kuartal kedua, ujar Kepala Divisi Seluler Samsung, J.K. Shin.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag