Trimitra Incar Ekspor 5 Juta Baterai di 2011

Trimitra Incar Ekspor 5 Juta Baterai di 2011

Sebagai produsen aki dan baterai, PT Trimitra Baterai Prakarsa tergolong sukses ‘bermain’ di pasar luar negeri dengan mengirim 85% hasil produksi ke luar Indonesia, terutama ke Eropa. Dengan track record pengiriman 4,4 juta baterai di 2010, perusahaan mengincar ekspor 5 juta baterai di 2011. Bagaimana caranya?

“Target tersebut mengharuskan kami untuk meningkatkan kinjera perusahaan dengan maintenance produk dan berkembang dari segi proses produksi melalui penggunaan teknologi teranyar. Selain itu, faktor yang menjadi kunci sukses perusahaan dalah kemampuan kami menjawab keinginan pasar internasional,” Direktur Operasional PT Trimitra Baterai Prakarsa, Benny Bayang.

Salah satu keinginanan dari pasar internasional tersebut adalah regulasi-regulasi mengenai isu-isu lingkungan yang, khususnya bagi perusahaan-perusahaan di Eropa. “Orang Eropa saat ini kalau bertanya bukan lagi seputar kualitas baterainya tapi lebih ke bagaimana urusan antara proses produksi barang tersebut dengan lingkungan sekitar,” ujarnya. Hal tersebutlah yang menurut Benny menjadi salah satu kunci untuk meraih pasar internasional.

“Untuk di lingkungan, kita bikin situasi yang tidak menyeramkan. Kita bikin kondisi di pabrik sangat nyaman dan bersih. Selain itu kita juga bikin taman-taman di sekitar pabrik, event-event tanam pohon di lingkungan sekitar sampai ke tingkat kecamatan,” tambah Benny. Hal tersebut dilakukan tidak lepas dari peran PT Trimitra Baterai Prakarsa dalam memenuhi tanggung jawabnya kepada lingkungan sekitar atau corporate social responsibilty (CSR).

Pada tahun 2006, perusahaan menyuplai 3,5 juta baterai per tahun, kemudian pada 2007 meningkat menjadi 4, 2 juta baterai per tahun. Tahun 2008-2009, perusahaan ini sempat mengalami penurunan jumlah ekspor dan produksi. Hal tersebut disebabkan adanya fluktuasi harga komponen, yang mengakibatkan harga timah menjadi naik dan pada akhirnya menyebabkan harga baterai tersebut juga menjadi naik. Selain itu, disebutkan oleh Benny, kebijakan pemerintah juga mempengaruhi kondisi saat itu. “Dulu masih bisa import baterai bekas untuk diambil timahnya, sekarang hal seperti itu sudah dilarang.”

Ditanya mengenai negara-negara tujuan ekspor dari PT Trimitra Baterai Prakarsa ini sendiri, Benny menjelaskan bahwa perusahaannya tersebut melakukan ekspor ke hampir seluruh benua, antara lain Eropa, Australia, Asia, dan beberapa negara di Afrika dan Amerika, dan menjadikan Eropa sebagai tujuan utama ekspor PT Trimitra Baterai Prakarsa. Inggris menjadi negara tujuan terbesar di Eropa. Hal ini tidak terlepas dari company policy disana yang menyebabkan tutupnya pabrik-pabrik yang ada di Inggris.

Sedangkan untuk peluang tujuan ekspor lainnya, Bsaat ini sedang terbuka luas peluang untuk mengekspor ke negara-negara di Asia Tenggara. Hampir seperti yang terjadi di Inggris, kondisi yang terjadi di Asia tenggara pun sama, yaitu banyak pabrik-pabrik yang tutup melakukan proses produksi. Karena itu, negara-negara di Asia Tenggara memenuhi kebutuhannya dari Indonesia melalui PT Trimitra Baterai Prakarsa dan juga dari Cina.(Acha)

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag