Inilah 5 Rekomendasi Ekonomi di 2012

Inilah 5 Rekomendasi Ekonomi di 2012

Tahun 2012 segera muncul dalam hitungan hari. Beberapa hal pun harus dipersiapkan, jika berbicara dari segi perekonomian, diantaranya iklim bisnis, peraturan yang mendukung sektor ekonomi dan masih banyak lagi. Karena itu, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) memberikan lima rekomendasi untuk pertimbangan ekonomi di 2012.

Pertama, antisipasi gejolak dan krisis ekonomi dunia. Risiko ekonomi makro dunia 2012 masih sangat tinggi akibat krisis ekonomi. Ini mungkin berpengaruh pada turunnya volume perdagangan internasional dan lesunya pertumbuhan investasi luar negeri (foreign direct investment). Instrumen kebijakan yang berada di tangan pemerintah langsung adalah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehingga pemerintah harus merasionalisasikan subsidi yang terarah ke masyarakat miskin.

Kedua, identifikasi sumber pertumbuhan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi. Pemerintah perlu memprioritaskan perkembangan sektor yang tradable, umumnya sektor industri. Perhatian selanjutnya kepada tiga sub-sektor ekonomi yaitu perhubungan dan komunikasi, perdagangan, hotel dan restoran, serta konstruksi.

Ketiga, percepatan dan perluasan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Ini untuk mendorong investasi dan perdagangan ekspor pada sektor yang mempunyai pangsa PDB, laju pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja yang tinggi seperti sektor perdagangan, hotel dan restoran. Namun, karena masih tingginya jumlah pengangguran dan kemiskinan, pengembangan sektor ekonomi yang labour intensive technology sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Keempat, penciptaan kesempatan kerja. Ini dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu peningkatan investasi yang dapat menciptakan kesempatan kerja baru maupun perluasan kesempatan kerja, pengembangan sektor ekonomi yang labour intensive technology seperti pertanian, perdagangan, jasa kemasyarakatan dan industri pengolahan yang banyak menyerap tenaga kerja dan peningkatan belanja pemerintah untuk pembangunan infrastruktur guna mendorong investasi.

Kelima, mendorong investasi swasta. Karena itu, pemerintah perlu menjamin iklim usaha yang kondusif untuk mendorong investasi swasta, penurunan tingkat bunga yang memberikan insentif bagi masyarakat untuk berinvestasi dan mendorong peningkatan daya saing usaha melalui dukungan ketersediaan infrastruktur.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag