Technology Trends

Teknologi VRR di Galaxy Note20

VRR di memungkinkan layar untuk memiliki kemampuan adaptive frequency yang berguna dalam menentukan refresh rate terbaik di setiap penggunaan smartphone,

Salah satu aspek yang secara konsisten dihadirkan pada Samsung Galaxy Note Series adalah inovasi di layarnya, baik dari segi ukuran, resolusi, hingga fitur-fitur penunjang tambahan. Inovasi tersebut memberikan pengalaman menggunakan tablet yang nyaman bagi pengguna.

Salah satu inovasi pada layar yang dapat ditemukan di Galaxy Note20 Series adalah teknologi Variable Refresh Rate (VRR). Galaxy Note20 Ultra sebagai varian tertinggi dari Galaxy Note20 Series menjadi ponsel pintar pertama di industri yang mengusung layar OLED berteknologi VRR. “Teknologi tersebut pun dirancang langsung oleh salah satu unit bisnis Samsung, yakni Samsung Display. VRR memungkinkan layar untuk memiliki kemampuan adaptive frequency yang berguna dalam menentukan refresh rate terbaik di setiap penggunaan smartphone,” ungkap Taufiqul Furqan, Product Manager Samsung Electronics Indonesia (21/09/2020).

Menurutnya, layar adaptif dari Galaxy Note20 Ultra mampu memberikan pengalaman yang mengesankan bagi pengguna di Tanah Air. Galaxy Note20 Series hadir dengan memberikan Power to Work dan Power to Play bagi pengguna untuk meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan kreativitas cukup dengan sebuah ponsel pintar.

“Hal tersebut salah satunya diwujudkan melalui layar adaptif yang dimiliki oleh Galaxy Note20 Ultra. Teknologi VRR memungkinkan layar Galaxy Note20 Ultra untuk menerapkan refresh rate yang variatif secara otomatis, tidak hanya refresh rate tertinggi, namun juga yang lebih rendah untuk menyesuaikan penggunaan perangkat dari pengguna,” jelasnya.

Selesai bermain gim, mungkin pengguna ingin menonton beberapa video tutorial yang mampu mengasah kemampuan bermainnya, atau konten-konten yang bisa memberikan hiburan tambahan baginya. Di sini, layar Galaxy Note20 Ultra akan menurunkan refresh rate menjadi 60Hz, sehingga memungkinkan pengguna untuk memasang resolusi layar tertinggi yaitu QHD+ yang memberikan pengalaman menonton terbaik.

Waktu pun berlalu seiring dengan pengguna menonton berbagai video, tanpa sadar sudah cukup banyak notifikasi pesan yang masuk. Ketika pengguna membuka aplikasi pesan instan, layar Galaxy Note20 Ultra akan kembali menurunkan refresh rate menjadi 30Hz. Kemudian, saat pengguna membuka galeri dan melihat foto-foto yang ada di dalamnya, maka layar Galaxy Note20 Ultra akan menyesuaikan refresh rate lagi dengan menurunkannya menjadi 10Hz.

“Kemampuan teknologi ini memungkinkan Galaxy Note20 Ultra menghemat daya dengan lebih efisien. Karena perangkat tidak perlu menerapkan refresh rate tertinggi secara terus menerus. Inilah yang membuat flagship ini selangkah di depan dibandingkan dengan para pesaing, khususnya dalam hal manajemen usia baterai,” tandas Taufiq.

Secara keseluruhan, layar OLED berteknologi VRR mampu menurunkan konsumsi baterai sekitar 22% dibandingkan dengan layar jenis lainnya. Selain itu, saat layar Galaxy Note20 Ultra menggunakan refresh rate terendah, yaitu 10Hz, maka perangkat tersebut hanya menggunakan sekitar 40% dari daya baterai yang normalnya dibutuhkan saat perangkat menjalankan pengaturan layar default.

Dengan begitu, Galaxy Note20 Ultra mampu mengalokasikan lebih banyak daya baterai untuk kegiatan pemrosesan lainnya, sekaligus mampu menemani pengguna di segala aktivitasnya selama seharian penuh. “Fitur adaptive resfresh rate pada Galaxy Note20 Series menegaskan komitmen Samsung dalam menghadirkan inovasi yang mampu mentransformasi industri, satu hal yang konsisten dilakukan oleh Galaxy Note Series sejak awal perjalanannya,” tambahnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

www.swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved