Pabrik Vitron Akan Relokasi ke Gresik

Pabrik Vitron Akan Relokasi ke Gresik

Menurut Dirut PT KIG, Drs Tjipto Sumarsono MBA, Vitron telah memesan lahan seluas 15 hektar di KIG untuk relokasi industrinya. Namun, sejauh ini belum ada kecocokan harga lahan, saat ini negosiasi harga lahan untuk lokasi industri masih dilakukan. “Vitron memilih relokasi pabriknya ke KIG, karena lokasinya dekat dengan pelabuhan dan akses KIG yang lengkap,” kata Tjipto.

Tjipto belum bisa memastikan kapan Vitron mulai membangun pabriknya di KIG. Namun dipastikan tahun 2005 ini, karena hanya tinggal menentukan harga yang belum ada kesepakatan. Disebutkannya, selain Vitron, perusahaan dari Australia juga akan masuk KIG. Perusahaan ini akan memproduksi drum guna memenuhi kebutuhan Pertamina untuk tempat pelumas atau oli, dan minyak tanah, di samping dua perusahaan nasional. Luas lahan yang dipesannya hanya 3-5 hektar. Saat ini, dari 135 hektar lahan di KIG, sudah terjual dan terpakai 65%, atau tinggal sekitar 45 hektare. Diperkirakan dalam lima tahun lagi akan habis terjual.

Karena itu, lanjut Tjipto, KIG sudah merencanakan akan membuka kawasan industri baru di Tambakboyo, Tuban dan di Kamal, Madura. Untuk yang di Tuban, KIG menjalin kerjasama dengan Pemkab Tuban. Dari lahan seluas 300 hektar yang akan dibebaskan, kini 150 hektar diantaranya telah dibebaskan. Sementara, 150 hektar sisanya, diharapkan dibebaskan oleh Pemkab Tuban, misalnya dari tanah aset Pemkab Tuban, yang kemudian dihitung sebagai saham.

Untuk kawasan industri di Kamal, Madura, direncanakan seluas 200 hektar dengan total investasi tahap awal Rp 50 miliar. Kawasan Kamal ini akan dialokasikan untuk industri menengah ke bawah. Sedangkan industri besar disediakan di Tuban.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag