Radiasi Bambang Sugeng di Semen Gresik

Bambang Sugeng menerima penghargaan manajemen resiko
Bertahun – tahun berkutat dengan laser, ternyata tak mengantar Bambang Sugeng menjadi ilmuwan. Berbagai aplikasi laser yang digelutinya justru membawa Bambang menduduki kursi empuk direktur pabrik semen terkemuka. Sejak 11 Maret 2011, Bambang Sugeng diangkat sebagai Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Semen Gresik (Persero) Tbk.
Seperti kebanyakan pemuda di usianya, Bambang Sugeng lebih dari 26 tahun lalu adalah mahasiswa Teknik Fisika yang sangat idealis. Ia sangat mencintai apa yang dipelajarinya di jurusan tersebut. Saking cintanya, ia bahkan bercita-cita menjadi ilmuwan yang ahli di bidang laser atau instrument engineer.
Nasib berkata lain. Setelah lulus dari Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Bambang bekerja di Semen Gresik bukan sebagai ilmuwan. Ia malah tour departemen sebelum akhirnya menjabat sebagai direktur SDM.
Tahun 1987 Bambang bergabung dengan Semen Gresik (SG). Ia kemudian dipercaya menangani bagian manajemen di perusahaan tersebut. Bambang juga pernah membidangi pengembangan usaha dan bisnis. Bahkan bidang marketing SG pun tak luput dari tangan dinginnya.
“Waktu di marketing saya create unit kerja distribusi, dari biro menjadi divisi,” kisah Bambang kepada reporter SWA Online usai menerima Indonesia Enterprise Risk Management Award 2012.
Tahun 2005 Bambang mengikuti fit and proper test sebagai Kepala Legal and Risk Management SG. Awalnya Bambang cukup percaya diri dengan bidang tersebut. Namun lama kelamaan ia merasa haus akan ilmu hukum dan tak mau dibodohi orang-orang hukum yang lebih muda darinya. Bambang pun kemudian kembali menduduki bangku kuliah. Selama 2 tahun Bambang menggeluti ilmu hukum hingga meraih gelar Magister Hukum Universitas Narotama Surabaya.
Bagi ayah dua anak ini, mempelajari hal baru yang sama sekali tidak ia ketahui sebelumnya adalah sebuah tantangan. Ia menjawab tantangan tersebut dengan tidak membatasi diri, fokus, dan memiliki logika berpikir pragmatis. Bambang bahkan tidak merasa enggan untuk belajar dan berdiskusi dengan anak buahnya.
“Ada 5 poin yang selalu jadi pegangan saya. Berfikiran ke depan, obyektif, jujur, berani, dan teamwork!”. Kelima poin tersebut diasahnya sejak masih menjadi Ketua Senat dan kemudian Ketua BEM ITS. Tak heran bila dalam waktu kurang dari 15 tahun, ia sudah menggenggam jabatan eselon satu SG. Bukan itu saja, jabatan Komisaris Utama Varia Usaha Beton pun ia duduki.
“Kalau jadi pemimpin, yang penting itu hasil dan siapkan pengganti,” pungkas Bambang tentang trik mempertahankan kejayaan perusahaan.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.