Telkomsel Teken Kontrak Jaringan dengan Siemens
“Pelanggan kami meningkat dua kali lipat selama 18 bulan terakhir, dan tersebar di lebih dari ribuan pulau. Hal ini berarti meningkatkan permintaan terhadap kinerja dan kualitas yang lebih baik untuk jaringan kami. Karena itu, penting bagi kami untuk memiliki rekanan seperti Siemens,” kata Kiskenda Suriahardja, Presdir Telkomsel.
Sementara itu, Cristoph Caselitz, President of Mobile Networks di Siemens Communications, mengatakan, pengadopsian teknologi tersebut juga ditujukan untuk meletakan fondasi untuk Universal Mobile Telecommunications System (UMTS). Penyiapan jaringan UMTS dilakukan sebagai antisipasi penerapan layanan 3G oleh Telkomsel, setelah lisensinya diterbitkan mulai 2006.
Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan GSM yang baru, serta pelanggan UMTS nantinya, Siemens akan menyediakan generasi lanjutan dari Home Location Registers. Selain itu, dipasang Mobile Switching Centers (MSCs) untuk meningkatkan panggilan antara sesama pelanggan. MSCs memiliki kapasitas 3G melalui software yang disempurnakan.
Jaringan switching juga akan dipasangi Signaling Transfer Point, yang merupakan platform signaling milik Siemens. Ini berfungsi untuk mengakomodasi lonjakan penggunaan SMS dan trafik signaling. Telkomsel saat ini memiliki hampir 23 juta pelanggan, dan menguasai 56 persen pasar telekomunikasi seluler.
“Melalui kombinasi 2G/3G, jaringan Telkomsel akan siap juga untuk mendukung 3G. Keseluruhan peralatan dapat juga digunakan untuk UMTS, namun semuanya akan tetap memerlukan peningkatan sistem untuk software dan kartu untuk antarmuka,” kata Caselitz.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.