Trends Economic Issues zkumparan

Digitalisasi Tingkatkan Produktivitas UMKM

Digitalisasi Tingkatkan Produktivitas UMKM

Digitalisasi telah membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meningkatkan produktivitas dan inklusi keuangan mereka. Teknologi tersebut melahirkan kemudahan akses dan layanan keuangan sehingga dapat dijangkau konsumen dengan mudah.

Sebagaimana diketahui, inklusi keuangan digital telah menjadi salah satu agenda prioritas Presidensi G20 Indonesia pada tahun 2022. “Dengan memanfaatkan digitalisasi, inklusi keuangan dapat didorong untuk meningkatkan produktivitas dan inklusivitas ekonomi yang berkesinambungan khususnya pada kelompok UMKM termasuk UMKM yang dimiliki oleh perempuan dan kaum muda,” kata Deputi Gubernur BI Doni P. Joewono.

Lebih jauh, dia mengatakan, kemajuan teknologi, digitalisasi produk dan layanan, serta aktivitas bisnis online dapat mendukung UMKM dalam mempertahankan pendapatan dan bisnis di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut dibuktikan dengan adaptasi cepat yang dilakukan UMKM dengan masuk ke bisnis digital.

Menilik Survei Bank Indonesia tahun 2021, sebanyak 20% UMKM di Indonesia mampu memitigasi dampak pandemi dengan melakukan digitalisasi bisnis serta memanfaatkan media pemasaran online. Sementara, adopsi transaksi nontunai seperti kartu debit dan uang elektronik mengalami peningkatan pesat antara lain tercermin melalui nominal transaksi QRIS Desember 2021 yang mencapai Rp27,7 triliun atau meningkat 237% per tahun.

“Penting untuk memelihara keseimbangan antara mendorong inovasi layanan keuangan digital untuk meningkatkan inklusi keuangan dan mengelola risiko yang mungkin muncul,” kata dia menambahkan. Keseimbangan itu sejalan dengan prinsip yang digariskan G20 High Level Principles tentang Inklusi Keuangan Digital, yang diluncurkan pada tahun 2016.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved