TRIN dan WIR Group Kembangkan Lahan di Metaverse Indonesia

TRIN dan WIR Group Kembangkan Lahan di Metaverse Indonesia
(kiri-kanan) Ishak Chandra dan Daniel Surya. (Foto : Perintis Triniti Properti).

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) mengepakkan sayap bisnis ke dunia metaverse seiring dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan WIR Group, perusahaan berbasis teknologi augmented reality (AR). Keduaya sepakat akan mengembangkan bisnis Triniti Land dalam platform metaverse yang dikelola WIR Group.

WIR Group yang didukung Pemerintah Indonesia akan memperkenalkan prototipe Metaverse Indonesia pada perhelatan Presidensi G-20 Indonesia 2022. “Para ahli, teknologi bahkan berbagai sektor bisnis seperti perbankan percaya bahwa metaverse akan tumbuh menjadi ekonomi yang berfungsi penuh dalam beberapa tahun mendatang dan menawarkan pengalaman digital sinkron yang akan terintegrasi ke dalam kehidupan kita seperti halnya email dan jejaring sosial saat ini. Dunia digital, bagi sebagian orang, sama pentingnya dengan dunia nyata, “ ungkap Direktur Utama dan CEO Triniti Land Ishak Chandra di Tangerang, Banten, baru-baru ini.

Dia menyebutkan seperti properti di dunia nyata, metaverse adalah tentang lokasi. “Ada area ketika Anda pertama kali masuk ke metaverse di mana orang-orang berkumpul, area itu pasti akan jauh lebih berharga daripada area yang tidak memiliki acara atau konten apa pun. Dengan ekosistem yang dimiliki oleh WIR Group serta berbagai kolaborasi bisnis yang WIR Group lakukan akan menjadikan metaverse Indonesia sebagai dunia virtual yang menarik untuk kita jelajahi, “ kata Ishak menjelaskan.

Secara bertahap Triniti Land akan memasukan seluruh projek-projeknya ke dunia metaverse dimulai dari proyek Brooklyn, Springwood, Yukata Suites, Collins Boulevard, The Smith dan Marc’s Boulevard Batam. Tidak hanya itu, Triniti Land juga memasukan rangkaian projek baru lainnya di luar Jakarta seperti, Sentul, Lampung dan Tanamori – Labuan Bajo.

Executive Chairman & Co–Founder WIR Group Daniel Surya, mengatakan Metaverse Indonesia akan dirancang dengan platform yang didukung oleh teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, virtual reality (VR), serta AR. Selain itu, platform ini juga disebut akan menghadirkan kota-kota besar di Tanah Air. Metaverse Indonesia akan dibangun dengan tata kelola yang kredibel dan berdasarkan nilai bangsa, di sana akan ada kota-kota utama Indonesia,” kata Daniel.

Pengembangan Metaverse Indonesia tahap pertama ditargetkan akan selesai pada akhir 2022 ini. Pemerintah menargetkan platform metaverse Indonesia untuk diperkenalkan pada ajang Presidensi G-20 Indonesia 2022. Pengembangan ekosistem metaverse Indonesia akan dibangun secara bertahap. WIR Group memperkirakan bahwa ekosistem metaverse Indonesia secara keseluruhan akan dikembangkan dalam waktu sekitar lima hingga enam tahun.

Swa.co.id

# Tag