Epson Permudah Pelanggan dengan Lini Robot Scara

Epson memberikan pembaruan terhadap perangkat robot Scara All-in-One Seri T yang bertujuan untuk memudahkan seluruh kalangan pengguna baik pemula maupun profesional.
Team Lead Robotic Solution Business Unit (RSBU) Epson Rudyanto Sudarman dalam keterangannya di Jakarta, mengatakan robot Epson seri T seperti Robot Scara All-in-One T3-B dan T6-B dibekali pemrograman Epson RC+ Express. “Seri T3-B dan T6-B dilengkapi dengan Epson RC+ yang dikemas dengan fitur dan perangkat lunak pengembangan automasi industri Epson RC+ Express tanpa kode yang tentunya dirancang untuk kemudahan penggunaan. Ideal digunakan baik pengguna pemula maupun mahir,” kata dia.
Epson RC+ sendiri merupakan bahasa pemrograman yang mudah dipelajari yang menawarkan seperangkat alat canggih untuk mendefinisikan kembali efisiensi automasi. Produk ini dirancang untuk mengembangkan program robot sederhana dan kuat dengan mudah dan efisien bahkan bagi pengguna yang masih pemula dalam pemrograman. Robot ini dipercaya dapat mengatasi hambatan automasi dengan lingkungan teaching robot tanpa kode yang mudah digunakan.
“Peningkatan automasi bagi robot Epson itu bertujuan agar dapat memenuhi permintaan produksi bersamaan dengan meningkatkan nilai produk, efisiensi pengelolaan biaya, dan memastikan keselamatan karyawan yang bekerja,” jelasnya.
Robot Scara All-in-One T3-B dan T6-B yang baru, menawarkan kualitas dan kinerja tinggi dengan nilai yang luar biasa dengan penyederhanaan aplikasi automasi dalam menyelesaikan produksi dari yang kompleks hingga sederhana. Contohnya seperti seperti pengemasan, pengambilan dan penempatan, dispensing, dan inspeksi.
Robot industri all-in-one juga diklaim Rudyanto dapat menjaga total biaya kepemilikan agar tetap rendah di industri otomotif, pengembangan medis, automasi laboratorium, elektronik konsumen, komponen elektronik, dan industri. “Pemasangan dalam hitungan menit, tidak seperti sistem linear-slide yang kompleks, membutuhkan lebih sedikit waktu dan uang untuk integrasi sistem,” dia mengklaim.
Kemudian, nilai yang diberikan juga tanpa kompromi, termasuk soal perangkat lunak intuitif yang sama, fitur canggih, dan keandalan seperti yang ditemukan pada robot kelas atas Epson. Hal itu dapat membantu serta menjaga total biaya kepemilikan agar tetap rendah. “Daya built-in untuk end-of-arm tooling, menghilangkan kebutuhan akan sumber daya eksternal. Tidak memerlukan baterai untuk encoder, meminimalkan waktu henti dan mengurangi biaya kepemilikan secara keseluruhan,” kata dia.
Sedangkan mengenai fitur perangkat lunak intuitif baru, interface visual sederhananya ditujukan untuk mempersingkat automasi dan kemudahan pemrograman Robot Epson Scara bagi kebutuhan bisnis automasi yang terus tumbuh karena produsen berupaya meningkatkan volume dan meningkatkan kualitas, biaya, dan keselamatan karyawan.
Editor : Eva Martha Rahayu
Swa.co.id