Ini Kunci Bisnis Hesitada Tetap Tumbuh Saat Krisis Akibat Pandemi

PT Hesitada Inti Desain (Hesitada) dikenal sebagai perusahaan lokal yang memproduksi karpet handmade premium dengan merek dagang Moire dan Rug House. Belum banyak yang tahu bahwa perusahaan ini sudah merambah ke pasar global walau baru berdiri pada 2014. Bahkan di tengah pandemi, perusahaan berhasil mengantongi omset dobel digit miliar rupiah per tahun.
Untuk bisa bersaing dengan pemain global besar, Hesitada mengedepankan inovasi dan kualitas produk untuk mendorong pengembangan bisnis ke pasar global. Selain itu, perusahaan juga memulai utilisasi 100 persen pada pabrik seluas 1.500-meter persegi yang terletak di Jakarta Utara guna memperkuat komitmen perusahaan dalam pengembangan bisnis.
“Kehadiran produk-peoduk kami untuk menjawab kebutuhan industri interior design dan dekorasi dalam negeri dengan mengedepankan inovasi dan kualitas layanan. Produk kami dibuat menggunakan teknik manual (handtufted) oleh SDM berbakat tanah air,” ungkap Pendiri dan Direktur PT Hesitada Inti Desain, Tama Florentina.
Menurut Tama, kualitas talenta dalam negeri dari sisi desian dan manufaktur karpet berpotensi besar untuk dikembangkan lagi. Terlihat dari lini produksi Hesitada yang diisi oleh desainer dan pengrajin Indonesia mampu bersaing dengan produk karpet luar negeri.
Salah satunya, inovasi pada merek Rug House, produk karpet Hesitada pertama yang dibuat pada 2014 dengan menggunakan canvas rug, tinta natural yang aman untuk anak-anak dan anti alergi serta mudah dibersihkan.
Pada November 2018, perusahaan mengembangkan merk Moire, yang menyasar segmen premium. Karpet kalangan menengah atas ini melibatkan desainer kenamaan dari dalam dan luar negeri. Kedua produk dengan merk dagang berbeda ini memiliki kesamaan yaitu produk dapat disesuaikan dengan permintaan pelanggan baik dari segi ukuran, desain, motif dan bentuk.
Pandemi Covid ternyata bisa dilalui Hesitada dengan baik. Bahkan pasa 2021, merupakan capaian istimewa perusahaan dan melakukan ekspansi pendirian pabrik baru seluas 1.500 meter persegi di Jakarta Utara.
Tahun ini, dicanangkan perusahaan sebagai tahun untuk memaksimalkan produksi guna menjawab tantangan industri dalam negeri maupun global. “Kami percaya industri ini sangat menjanjikan karena jumlah kelas menengah Indonesia serta tren masyarakat untuk mempercantik hunian yang terus meningkat,” tambah Tama.
Dia bersyukur produk-produk Hesitada mendapatkan animo serta respon positif dari pasar. Di beberapa riset memang terungkap bahwa masyarakat memanfaatkan waktunya untuk menata rumahnya, saat pembatasan mobilitas mereka guna mencegah penyebaran Covid-19.
“Kebutuhan karpet untuk mempercantik desain rumah meningkat. Selain itu berbagai institusi kenamaan dari dalam dan luar negeri telah mempercayakan interior desain dan dekorasinya kepada kami. Institusi tersebut diataranya adalah BKPM, BPOM, Telkomsel, Somerset, AMUZ,” ungkapnya.
Saat ini, Hesitada Inti Desain memproduksi kurang lebih 18 ribu meter persegi karpet per tahun dengan omzet mencapai dua digit miliar rupiah per tahun.
“Semakin tinggi apresiasi masyarakat atas kualitas karpet kami serta didukung membaiknya ekonomi Indonesia membuat kami percaya potensi pengembangan bisnis Hesitada,” tuturnya.
Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat standar kualitas dan pelayanan industri internasional dan menjadi market leader di indutri karpet dalam negeri dengan peningkatan sistem manajemen dan marketing serta optimalisasi jaringan baik secara konvensional dan digital.
Dalam upaya mewujudkan target ini, manajemen Hesitada Inti Desain fokus melakukan berbagai inovasi produk dan meningkatkan kualitas SDM dengan berupaya menjaring SDM potensial di dalam negeri.
Dalam rangka mendorong inovasi produk, perusahaan telah menggelar pameran bertajuk Floor Fairy Tale yang telah berjalan sebanyak 2 kali dalam kurun waktu 3 tahun dengan menggandeng sejumlah interior desainer top dari dalam dan luar negeri.
Sementara untuk menjaring talenta berbakat tanah air, perusahaan akan menggelar event Moire Rugs Design Competition berupa kegiatan kompetisi desain karpet bagi mahasiswa desain di Indonesia. Kegiatan yang rencananya akan berlangsung pada bulan Juni 2022 ini, nantinya akan menjaring talenta-talenta berbakat untuk berkolaborasi dengan Moure, menciptakan mahakarya desain karpet premium yang diakui secara global.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.