Trends

OYO Perluas Jaringan Akomodasi dengan Fitur Baru

OYO Perluas Jaringan Akomodasi dengan Fitur Baru

OYO meluncurkan fitur terbarunya, OYO 360, yang merupakan sistem onboard mandiri untuk para calon mitra properti (Patron) . Inovasi yang didesain dengan kemampuan artificial intelligence (AI) ini memungkinkan pemilik properti untuk melakukan onboard mandiri yang serba digital dan hanya memerlukan waktu 30 menit untuk menyelesaikan proses onboard, jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan proses onboard konvensional yang memerlukan waktu hingga 15 hari. Fitur terbaru OYO ini juga merupakan respon terhadap pandemi yang menuntut akselerasi pemanfaatan teknologi di penginapan skala kecil dan menengah.

“Adopsi teknologi menjadi tumpuan bagi para pelaku bisnis properti kecil dan menengah untuk dapat mengarungi tantangan selama Covid-19. Selama pandemi OYO konsisten menghadirkan inovasi teknologi yang membantu mitra penginapan untuk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi pelanggan, terutama dalam aspek contactless dan standardisasi higienitas. Kami terus memperkuat integrasi teknologi di seluruh layanan kami dari hulu ke hilir termasuk dalam proses onboard melalui fitur OYO 360. Kami berharap akan lebih banyak lagi pemilik properti dan penginapan skala kecil dan menengah yang mampu mengembangkan bisnisnya dan menerapkan layanan pengelolaan akomodasi berbasis digital secara lebih efisien bersama OYO,” ujar Agus Hartono Wijaya, Country Head OYO Indonesia.

Melalui fitur OYO 360 para pelaku industri perhotelan, terutama bagi ekosistem bisnis akomodasi dan penginapan kecil-menengah dapat mengadopsi teknologi digital berbasis modern seperti Artificial Intelligence (AI), machine learning dan data science guna menyederhanakan serta meningkatkan efisiensi operasionalnya.

Sebelum menghadirkan OYO 360, hanya dalam beberapa bulan setelah pandemi melanda, perusahaan meluncurkan inisiatif Sanitized Stay, komitmen jangka panjang OYO dalam memastikan penerapan protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional mulai dari proses check-in hingga check-out. Tak lama kemudian, OYO memperkenalkan fitur check-in tanpa sentuhan di Indonesia guna merespon meningkatnya minat masyarakat akan layanan contactless.

Mitra OYO juga akan memiliki layanan yang terstandarisasi dan layanan chatbot otomatis untuk menyelesaikan pertanyaan konsumen dengan cepat, program loyalitas dan sistem pengembalian uang yang mudah jika diperlukan konsumen. Berkat faktor-faktor ini mayoritas konsumen OYO terus kembali menggunakan platform OYO dan lebih dari 80% konsumen baru menemukan tempat penginapan lokal melalui platform.

Kini dalam masa transisi pandemi menuju endemi menurut Agus Hartono, teknologi masih dan akan tetap memegang peran penting terhadap kebangkitan industri perhotelan di Indonesia seiring dengan jumlah pengguna internet yang terus meningkat secara signifikan.

Sejak diluncurkan, OYO 360 telah menarik lebih dari 57 ribu pengunjung situs dan 2.500 pemilik properti di seluruh Indonesia untuk bergabung bersama OYO. Berdasarkan data internal OYO, rata – rata mitra properti dan penginapan OYO secara global berhasil mendapatkan 80% permintaan pesanan secara digital, jika dibandingkan permintaan sebelum bergabung bersama platform OYO yang hanya sekitar 10-20%.

“Dengan OYO 360, kami membuka kesempatan bagi pemilik dan pengusaha akomodasi yang ada di Indonesia untuk mendaftarkan diri secara langsung dan memaksimalkan pemanfaatan teknologi untuk bergabung dalam jaringan OYO,” tambah Agus.

Untuk registrasi OYO 360, pemilik properti dan penginapan dapat langsung mengunjungi website – OYO360 dan melengkapi dokumen-dokumen yang diperlukan, seperti detail dasar properti (jumlah dan kategori kamar), gambar properti, fasilitas properti dan satu (1) ID Legal. Pemilik properti yang sudah terdaftar di aplikasi OYO akan dilanjutkan oleh verifikasi dan validasi lebih detail oleh tim internal OYO. Fitur OYO 360 melengkapi keunggulan teknologi yang OYO hadirkan bagi mitranya. “Kami optimis OYO 360 ini merupakan strategi yang tepat untuk terus memperluas jaringan OYO sekaligus menjawab tantangan adopsi layanan digital di industri perhotelan yang diharapkan dapat semakin membuka peluang bagi para pelaku bisnis properti dan penginapan kecil-menengah untuk menjangkau konsumen lewat teknologi digital,” ujar Agus mengakhiri.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved