Marketing Trends

Pemilik Breadwinner Berharap Roti Tawar Bukan Sekadar Camilan

Pemilik Breadwinner Berharap Roti Tawar Bukan Sekadar Camilan

Beau Bakery berkomitmen memberikan karya terbaik bagi konsumen. Sejalan dengan value yang dibawa perusahaan bakery tersebut yakni achievement, perusahaan memperkenalkan lini produk terbaru yang diberi nama Breadwinner.

Produk ini hadir dalam rupa roti tawar yang diklaim berkualitas dan harga bersaing di pasaran. Harapannnya, agar mampu menjangkau masyarakat lebih luas dengan memberikan kualitas makanan yang baik untuk dikonsumsi. Dengan adanya produk anyar ini, diharapkan mengubah mindset masyarakat Indonesia yang terkadang hanya menganggap nasi atau mie sebagai makanan pokoknya, sehingga nantinya makin sering masyarakat mengonsumsi roti tawar.

Maklum, selama ini roti tawar seringkali dianggap sebagai niche product atau bakery product saja untuk camilan (snack). Padahal di luar dari kebiasaan tersebut, roti tawar sebenarnya merupakan sumber karbohidrat yang bagus bagi tubuh untuk makanan pokok sehari-hari.

Talita Setyadi, Pendiri & CEO Breadwinner dan Beau Bakery, menjelaskan Breadwinner tersedia dalam beberapa varian, di antaranya milky white, wholemeal, multigrain, dan honey oat. Keberhasilan peluncuran Breadwinner ini merupakan hasil dari sebuah perjalanan panjang.

“Kami melakukan beberapa kali melakukan proses development produk yang cukup memakan waktu. Sekitar satu tahun dengan 2-3 kali tes laboratorium. Perjalanan panjang ini dilakukan karena Beau Bakery ingin menciptakan produk lain yang lebih lezat dan bergizi bagi masyarakat,” ungkap Talita.

Di sisi lainnya, yaitu product value Breadwinner, ingin menjangkau dan menginspirasi lebih banyak orang. Jika umumnya kita hanya akan mengapresiasi hal-hal besar, peluncuran Breadwinner ingin menunjukkan hal sebaliknya. Mengingatkan kembali kepada masyarakat agar melakukan sebuah gerakan mulai hal-hal kecil dan dilakukan secara konsisten. Perubahan berkala yang dilakukan dengan konsisten akan lebih mudah untuk membawa kita mencapai tujuan.

“Breadwinner memiliki pesan tersirat dalam produk ini yakni winning mindset dan building balanced habits. Maknanya membangun kesehatan masyarakat dapat dilakukan melalui kebiasaan dan gaya hidup. Jadi bukan dari sisi melakukan ‘diet ekstrim’ sebagai sebuah penekanan makna, melainkan pola makan yang sehat. Sebab hasil dari diet hanya akan bertahan sementara, jika tidak diimbangi dengan kebiasaan mengkonsumsi makanan sehat,” kata Talita menguraikan.

Untuk pemasaran produk roti ini, gerai Breadwinner dari Beau Baker ada di beberapa grocery store di wilayah sekitar Jakarta. Saat ini Breadwinner telah tersedia di Kem Chicks Pacific Place, Kem Chicks Pantai Indah Kapuk, Kem Chicks World Trade Centre, Foodhall Plaza Senayan, Ranch Market Kemang, Ranch Market Pesanggrahan, aplikasi Bananas, Tokopedia dan segera menyusul di beberapa tempat lainnya. Sementara untuk harganya, masyarakat dapat membelinya mulai dari Rp35.000 hingga Rp45.000.

Selain tampil stand out dari segi value dan cita rasa, Breadwinner diklaim Talita juga unggul dari segi branding. Roti ini hadir dengan kemasan yang lebih colorful dan bold, sehingga mudah untuk menarik perhatian konsumen. Proses packaging ini dilakukan secara seksama dan dilandasi dengan kepercayaan Breadwinner bahwa kesan pertama sangat penting bagi sebuah produk.

Komitmen Beau Bakery untuk mengubah kebiasaan makan masyarakat juga tidak lepas dari efeknya terhadap faktor kesejahteraan. Perubahan pola makan ke arah roti ternyata juga menjadi indikator pembangunan dari sebuah negara. Pendapatan di segmen roti berjumlah US$8,52 miliar pada tahun 2022. Pasar diharapkan tumbuh setiap tahun sebesar 11,19% (CAGR 2022-2027)¹.

Sementara dr. Christopher Andrian (Dokter Spesialis Gizi) menerangkan pentingnya nutrisi dalam makanan khususnya sarapan yang baik dan bagaimana pemenuhan karbohidrat dalam takaran yang pas, termasuk mengonsumsi roti.

Dalam kesempatan yang sama, Ufa Sofura (penari/koreografer) yang menceritakan beberapa pencapaian yang diraihnya dalam berkarier, serta berbagi pengalaman pribadinya menerapkan pola makan yang sehat. Tak kalah serunya , saat talkshow berlangsung, Chef Putri Mumpuni, seorang chef senior dari Beau Bakery yang telah memiliki banyak pengalaman memperkenalkan masakan Indonesia ke berbagai negara serta finalis The Iron Chef Indonesia yang hadir melakukan cooking demo membuat resep sandwich ala Beau Bakery.

Beau Bakery merupakan perusahaan bakery yang didirikan oleh Talita Setyadi dan Ian Chin pada April 2015. Perusahaan ini tercetus setelah kedua pemiliknya menyelesaikan pendidikan di Le Cordon Bleu Paris. Dari yang awalnya bermula dari sebuah usaha rumahan, akhirnya dapat berkembang hingga menjadi kafe dan bakery flagship di Jalan Cikajang, Jakarta Selatan, bahkan sampai menjadi destinasi kuliner di area tersebut.

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved