KSB Indonesia Perluas Area Pabrik dengan Nilai Investasi UER3,9 Juta

KSB Indonesia meluaskan area pabrik dan workshop servis baru di wilayah Cibitung, Jawa Barat dengan investasi sebesar EUR3,9 juta. KSB yang semula berdiri di atas tanah seluas 3.620 m2 diperluas menjadi 9.620 m2 untuk memenuhi permintaan produk yang meningkat signifikan di seluruh wilayah Indonesia. Faktor lain yang melatarbelakangi terjadinya perluasan adalah saat ini, KSB Indonesia merupakan hub yang juga melayani market dari luar Indonesia yakni di kawasan South Asia dan Pacific.
“Perluasan pabrik dan SupremeServ (service, maintenance, rental, and solution) workshop baru di Cibitung merupakan bagian dari komitmen untuk mengedepankan pertumbuhan yang berkelanjutan dan upaya kami untuk terus melakukan yang terbaik agar dapat memenuhi kepuasaan konsumen,” kata Philippe Oliver, Managing Director KSB Indonesia.
Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19, Oliver optimistis dapat melihat segala peluang di Indonesia. Secara berkesinambungan, pihaknya juga akan mengoptimalkan bahan baku lokal melalui peningakatan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri). “Kami juga akan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja agar dapat ikut berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Indonesia,” kata dia menambahkan.
Dengan perluasan ini, KSB menargetkan peningkatan kapasitas produksi 50% dan kapasitas SupremeServ dua kali lipat dari tahun 2021. Fasilitas baru seperti assembly room, sandblast room, dan painting booth room diharapkan dapat mengakomodasi produk berdimensi besar sehingga melancarkan proses produksi.
Selain perluasan pabrik, KSB juga fokus pada fasilitas layanan purnajual dari SupremeServ yang saat ini memiliki dua lantai dengan area workshop seluas 2 ribu m2 yang dilengkapi dengan 20 ton overheard crance dan 2X 500kg Jibracane untuk mengakomodasi SupremeServ bagi pompa berdimensi besar. “Saat ini juga KSB memiliki 3 service center yakni di Cibitung, Palembang, dan Balikpapan,” ujarnya.
Perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1993 di Indonesia ini juga melengkapi area pabrik dengan solar panel berkapasitas 250Kwp untuk memenuhi 50% kebutuhan listrik kantor pusat, pabrik, dan workshop di Cibitung. Adapun kenaikan efisiensi yang akan diperoleh KSB lewat penggunaan energi terbarukan ini sebesar 20%. “Ke depan, kami akan meluncurkan produk baru yang sesuai dengan kebutuhan market diimbangi dengan teknologi terkini,” kata Stephan Bross, Chief of Technical Officer KSB Indonesia. Lebih jauh, KSB juga akan fokus pada solusi berbasis digital.
Sebagai tambahan KSB Indonesia merupakan bagian dari KSB Group yang berbasis di Jerman dan telah memiliki 400 orang karyawan di Indonesia.
Editor : Eva Martha Rahayu
Swa.co.id
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.