Management Trends

Kolaborasi Bumame dan NGI Sukseskan G20

Kolaborasi Bumame dan NGI Sukseskan G20

Selaras dengan tema Presidensi G20 tahun 2022, Recover Together, Recover Stronger yang diadakan di Nusa Dua Bali, penyedia layanan kesehatan di Indonesia Bumame menjalin kemitraan dengan Naleya Genomik Indonesia (NGI).

Untuk kenyamanan dan keamanan seluruh peserta, Bumame dan NGI berupaya memastikan acara dapat terlaksana dengan protokol kesehatan yang ketat. Bumame telah menyiapkan lokasi pengambilan sampel dan mengoperasikan laboratorium yang langsung berada di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan Indonesia yang turut berperan penting dalam mengoordinasikan fasilitas tersebut.

Sementara NGI mengerahkan laboratorium udara Huo-Yan BSL-2 revolusioner. Laboratorium ini dilengkapi dengan sistem kelistrikan terintegrasi, sistem ventilasi, serta peralatan uji PCR real-time yang mampu menguji lebih dari 1.500 sampel setiap hari.

James Wihardja, CEO Bumame mengatakan, kolaborasi dengan NGI pada perhelatan KTT G20 ini menandai langkah awal dalam tujuan Bumame dalam mentransformasi dan memajukan industri layanan kesehatan di Indonesia melalui proses yang inovatif.

Bumame juga bertekad untuk terus mengadvokasi dan mendorong transformasi kesehatan yang inovatif melalui kolaborasi strategis dalam memberikan solusi kesehatan menyeluruh dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

James menyebut, manfaat di bidang bioteknologi, genomik, dan whole genome sequencing (WGS) akan membantu Indonesia dalam membangun sistem layanan yang lebih kuat.

“Saat ini, kami sedang dalam tahap akhir pembangunan fasilitas pengujian genomik swasta yang akan berlokasi di kantor pusat Bumame di TB Simatupang, yang sekaligus akan menjadi rumah bagi para analis dari seluruh negara untuk pelatihan,” jelasnya.

Seiring dengan dukungan dari NGI, Bumame berharap dapat mempercepat kemajuan industri dengan menyediakan platform yang berguna untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang berharga bagi para analis.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Heru Dharmadi Wijaya, Direktur Utama Naleya Genomik Indonesia. Heru mengatakan, inisiatif pembangunan laboratorium temporer pada acara KTT G20 ini menandai awal dari kerja sama panjang pihaknya dengan Bumame, sekaligus sebagai tanda penghormatan kepada pemerintah Indonesia.

“Kerja sama antara NGI dan Bumame merupakan upaya dalam memperkuat industri kesehatan di Indonesia, serta membangun ekosistem kesehatan yang semakin tangguh,” ujar Heru.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved