Indosat Bukukan Laba Bersih Rp 1,62 Triliun

Indosat Bukukan Laba Bersih Rp 1,62 Triliun

“Ini suatu keberhasilan, karena tahun ini perseroan tidak membukukan one-off gain yang signifikan dari penjualan saham di anak-anak perusahaan. Perseroan menunjukkan kinerja yang baik di tahun 2005 dengan pertumbuhan laba usaha sebesar 14,2% dan pendapatan usaha sebesar Rp 11,1%,” ujar Hasnul Suhaimi, Dirut Indosat.

Disebutkan Hasnul, bisnis seluler tetap menjadi kontributor utama terhadap pendapatan perseroan, yakni sebesar 74,6%. Lalu disusul MIDI (Multimedia, Komunikasi Data dan Internet) sebesar 14,6% dan dari telekomunikasi tetap (10,8%).

Tahun ini, Indosat menganggarkan belanja modal (capital expenditure) sebesar US$ 700 juta. Anggaran itu sudah termasuk untuk mengembangkan teknologi 3G. Dengan asumsi tersebut, diharapkan margin EBITDA (earning before interest, tax, depreciation and amortisation) Indosat tahun ini akan tumbuh sekitar 57%-59%. Menurut Johnny Swandi Sjam, Director Consumer Marketing Indosat, Asumsi EBITDA margin di 2006 ini baru akan tercapai jika asumsi pelanggan baru mencapai 3-4 juta, ARPU (average revenue per user) turun 10%-15%, capex sesuai dan cost bisa ditekan.

Dijelaskan Johnny, penurunan ARPU ini sebagai akibat dari segmen menengah ke bawah yang jadi bidikan target Indosat di 2006. “Penurunan ARPU ini karena Indosat mulai masuk ke segmen low-end customer,” kata Johnny.

Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.

# Tag