Capital Market & Investment

Moody’s Revisi Outlook BUMA Menjadi Stabil

Lembaga pemeringkat global, Moody’s Investors Service (Moody’s) telah meningkatkan prospek outlook PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menjadi ‘Stabil’, sekaligus menegaskan peringkat Ba3 untuk masing-masing Corporate Family Rating (CFR) dan Senior Secured Notes BUMA.

Peningkatan outlook ini sekaligus menjadi bukti kemajuan solid BUMA dalam menerapkan strateginya untuk tumbuh dan melakukan diversifikasi kegiatan operasional, menghasilkan metrik kredit yang lebih kuat, serta menurunkan konsentrasi risiko kredit yang lebih rendah.

Ronald Sutardja, Presiden Direktur PT Delta Dunia Makmur Tbk yang merupakan perusahaan induk BUMA, menjelaskan, revisi outlook BUMA menunjukkan bukti keluarga besar BUMA telah membukukan kinerja terbaiknya. Pencapaian ini sesuai dengan strategi besar Delta Dunia untuk terus mengembangkan bisnis inti perusahaan sebagai pengembang jasa pertambangan di Indonesia dan Australia dan memperkuat kualitas operasional di seluruh tahap penambangan.

“Dengan dinaikkannya peringkat BUMA oleh Moody’s, kami berharap dapat semakin memperkuat kepercayaan para investor dan seluruh pemangku kepentingan lainnya,” jelas Ronald dalam keterangan tertulis di Jakarta, belum lama ini.

Moody’s melihat bahwa tata kelola BUMA adalah salah satu faktor kunci yang mendorong peringkat stabil berdasarkan ekspektasi Moody’s bahwa BUMA akan mengikuti kebijakan finansial konservatif untuk investasi dan pendapatan pemegang saham. Hasilnya, Moody’s telah mengubah nilai profil tata kelola BUMA dari G-4 menjadi G-3, serta mengubah nilai profil nilai kredit ESG (Environmental, Social, and Governance) BUMA dari CIS-4 menjadi CIS-3.

“Perubahan nilai profil pada nilai kredit ESG merupakan salah satu upaya kami dalam memenuhi kebutuhan sumber daya global secara efisien dan berkelanjutan. Kami berkomitmen untuk terus menerapkan langkah-langkah strategis di seluruh wilayah operasional kami, baik yang saat ini sudah berjalan, maupun yang akan kami kembangkan ke depannya, untuk mewujudkan kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan,” Ronald menguraikan.

Beberapa strategi yang dilakukan antara lain dengan mengadopsi prinsip-prinsip keunggulan operasional berbasis teknologi dengan fokus ESG yang kuat serta diversifikasi menuju portfolio pertumbuhan berkelanjutan yang tangguh dalam ekonomi rendah karbon.

PT Delta Dunia Makmur Tbk. didirikan sejak tahun 1990, dan melalui anak usaha utamanya, PT Bukit Makmur Utama (BUMA), merupakan kontraktor jasa pertambangan batubara kedua terbesar di Indonesia berdasarkan volume produksi, yang menyediakan jasa penambangan untuk beberapa produsen batubara terbesar di Indonesia. Sementara, tahun 1998 didirikan PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) sebagai kontraktor jasa pertambangan di Indonesia dan Australia yang menyediakan layanan penambangan terbuka untuk produsen batubara termal dan metalurgi.

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved