Dua GPS Running Smartwatch Teknologi Layar Amoled Dipasarkan di Indonesia

Garmin mengumumkan dua GPS runningsmartwatch terbaru yang dilengkapi dengan layer Amoled yang ringan, cerah dan dibuat untuk lari jarak berapa pun. Seri terbaru ini dilengkapi dengan layar sentuh responsif yang dikombinasikan desain 5 tombol tradisional, sehingga pengguna dapat mengakses fitur kesehatan sehari-hari, notifikasi pintar, dan lainnya lebih cepat.
Adalah Forerunner 265 dan Forerunner 965, dua seri terbaru Garmin didukung fitur layar penuh warna yang diklaim aktif dan mudah dibaca dalam kondisi cuaca apa pun. Forerunner 965 juga menyertakan bezel titanium yang membuatnya tampil menawan namun tetap ringan saat digunakan di pergelangan tangan.
Selain itu, metrik pelatihan lanjutan dan saran pemulihan akan membantu seorang atlet bersiap untuk perlombaan berikutnya – semuanya tanpa mengorbankan masa pakai baterai; Forerunner 265 menawarkan masa pakai baterai hingga 15 hari dalam mode smartwatch, sedangkan Forerunner 965 bisa bertahan hingga 23 hari.
“Selama 20 tahun, lini Forerunner telah membantu atlet dari semua tingkatan mencapai tujuan mereka, dan kami sangat senang untuk terus menghadirkan kemajuan revolusioner pada smartwatch GPS terbaru kami dengan tambahan layar AMOLED yang cerah,” kata Scoppen Lin, Assistant General Manager Garmin Asia.
Menurutnya, dengan metrik pelatihan premium Garmin, saran pemulihan, masa pakai baterai yang mengesankan, dan banyak lagi, atlet dapat berlari – dan beristirahat – dengan mudah karena mereka memiliki alat tepat untuk melakukan yang terbaik.
Forerunner 265 tersedia dalam dua ukuran: Forerunner 265S berukuran 42mm menghadirkan masa pakai baterai hingga 24 jam dalam mode GPS dan hingga 15 hari dalam mode smartwatch. Forerunner 265 berukuran 46mm menawarkan masa pakai baterai hingga 20 jam dalam mode GPS dan hingga 13 hari dalam mode smartwatch. Forerunner 965 dibandrol seharga Rp 10,5 jutaan. Forerunner 265 tersedia dengan harga Rp 8 jutaan, sementara Forerunner 265S ditawarkan di harga Rp 7,8 jutaan.
Editor : Eva Martha Rahayu
Swa.co.id
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.