Strategy

5 Strategi Unilever Dorong Pertumbuhan di 2023

PT Unilever Indonesia, Tbk mengumumkan kinerja keuangan (tidak diaudit) untuk Kuartal I/2023. Perseroan melaporkan penjualan bersih sebesar Rp10,6 triliun dan laba bersih sebesar Rp1,4 triliun. Ira Noviarti, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia mengatakan, catatan penting kinerja periode ini mencakup fundamental yang lebih kuat di jalur general trade (GT) dan modern trade (MT); core brands yang menawarkan manfaat yang lebih unggul; portofolio yang solid di semua segmen; dan peningkatan daya saing di MT.

“Meskipun prospek makro menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan, kami melihat bahwa pertumbuhan pasar melambat pada kuartal pertama 2023 dibandingkan dengan kuartal ketiga dan keempat ahun 2022. Hal yang menjadi kunci adalah memastikan bahwa kami bergerak ke arah yang tepat,” ujar Ira.

Menurutnya, pangsa pasar yang meningkat merupakan indikator yang menjanjikan bahwa kelima prioritas strategis Perusahaan adalah langkah yang tepat untuk mendorong daya saing dan mengamankan pertumbuhan jangka panjang. “Profitabilitas kami pada kuartal pertama tahun ini juga meningkat dibandingkan kuartal tiga dan empat tahun lalu,” lanjutnya.

Lima prioritas strategis perseroan untuk mendorong pertumbuhan, yaitu: 1) memperkuat dan unlock potensi penuh dari brand-brand utama; 2) memperluas dan memperkaya portofolio ke premium dan value segment; 3) memperkuat kepemimpinan di channel utama (GT dan MT) dan channel masa depan (e-commerce); 4) penerapan e-everything di semua lini bisnis; dan 5) tetap menjadi yang terdepan dalam pembangunan bisnis yang berkelanjutan.

Perseroan juga meningkatkan pangsa pasar dalam hal value dan volume, didorong oleh 11 kategori yang share-nya menguat seperti skin cleansing (perawatan kulit), kecap, oral care (perawatan gigi dan mulut), sup stock (kaldu) dan fabric solutions (pelembut pakaian).

Untuk memperkuat dan membuka potensi penuh dari brand-brand intinya, Perseroran terus fokus menjalankan program pengembangan pasar dan melahirkan inovasi yang berdampak.

“Produk-produk inti menawarkan manfaat yang unggul, serta didukung oleh komunikasi yang lebih kuat dan lebih baik melalui investasi media yang terus meningkat. Perusahaan juga mengoptimalkan momentum hari raya dalam mendorong lebih banyak pengguna dan frekuensi penggunaan,” katanya.

Perseroan memperkuat portofolio, baik di segmen premium maupun value. Di segmen premium, Perseroan didukung dengan berbagai inovasi seperti Vaseline Gluta-Hya; Pond’s Sun Serum; Lifebuoy Natural, dan Pepsodent Herbal. Di segmen value, Perseroan telah menyelesaikan transformasi portofolionya dengan meluncurkan Lifebuoy Dishwash dan Glow&Lovely Body Wash.

Sementara itu, upaya memperkuat fundamental bisnis melalui eksekusi yang lebih baik telah menunjukkan perkembangan yang positif. Dalam DT, perseroan mendorong jumlah toko yang lebih banyak, kualitas toko yang lebih baik, dan serta distributor yang lebih besar dan lebih baik dengan inventaris yang lebih sehat. Di MT, perseroan meningkatkan pangsa pasarnya baik secara volume maupun value.

Lebih lanjut Ira menambahkan, di kuartal ini pihaknya telah menyelesaikan pengurangan stok perdagangan dengan pelanggan DT dan MT sebagai bagian dari keseluruhan transformasi saluran yang dimulai pada semester dua tahun lalu agar bisnis kami tetap mampu bersaing di masa depan. “Oleh karena itu, kami berharap dapat melihat dampak positif jangka panjang baik dalam hal biaya maupun kecepatan dalam membawa inovasi kami ke tangan konsumen,” ucap dia.

Ira menyatakan keyakinan atas kemampuan perseroan untuk mempertahankan pertumbuhan yang kompetitif di kuartal-kuartal mendatang. Perusahaan akan fokus untuk memastikan eksekusi terbaik dari strategi yang telah ditetapkan, sambil terus berinvestasi pada karyawan, produk, brand, dan teknologi.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


Copyright @2023. SWA Online Magazine

All Right Reserved