Technology Trends

Keamanan Siber dan Perlindungan Data di Era Digital

Ilustrasi cyber fraud (Foto: ict.eu).

Dalam era digital seperti sekarang ini, serangan siber menjadi ancaman yang semakin besar bagi individu, perusahaan, dan organisasi di seluruh dunia. Serangan siber dapat merusak reputasi, menyebabkan kerugian finansial, bahkan dapat mengancam keamanan nasional. Oleh karena itu, penting untuk memahami apa itu keamanan siber dan bagaimana bisnis dapat melindungi diri dari serangan online.

Menurut studi terbaru, biaya kejahatan siber diperkirakan akan mencapaiUS$10,5 triliun pada tahun 2025. Angka yang mengkhawatirkan ini menunjukkan kebutuhan mendesak bagi perusahaan untuk memprioritaskan keamanan siber dan melindungi aset berharga mereka dari serangan potensial.

Saat dunia semakin terdigitalisasi, ancaman siber terus menjadi risiko yang signifikan bagi bisnis dari segala ukuran. Menjawab tantangan tersebut, snc.id memberikan solusi keamanan siber komprehensif yang dirancang untuk melindungi bisnis dari serangan siber. Bruce Hanadi, Chief Information Security Officer Snc.id menjelaskan bahwa keamanan siber adalah praktik atau tindakan untuk melindungi sistem, jaringan, perangkat, dan data dari serangan atau akses yang tidak sah. “Serangan siber dapat berasal dari berbagai sumber seperti peretas, malware, dan phishing, dan dapat menyebabkan kerusakan serius jika tidak diatasi dengan cepat dan efektif,” ujarnya.

Bruce juga menambahkan ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keamanan siber dan mencegah serangan online, pertama gunakan perangkat lunak keamanan yang andal dan selalu perbarui. Pastikan perangkat lunak antivirus dan firewall selalu diperbarui dengan versi terbaru untuk melindungi sistem dari serangan siber.

Kedua, gunakan kata sandi yang kuat dan berbeda untuk setiap akun. Hindari menggunakan kata sandi yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau nama hewan peliharaan. Sebaiknya gunakan kombinasi huruf, angka, dan simbol untuk membuat kata sandi yang lebih kuat dan sulit ditebak.

Ketiga, jangan klik tautan atau lampiran yang mencurigakan. Hindari membuka email yang tidak dikenal atau yang tampak mencurigakan. Jangan klik tautan atau lampiran yang mencurigakan atau berasal dari sumber yang tidak dipercayai.

Keempat, lindungi informasi pribadi dan hindari memberikan informasi pribadi seperti nomor kartu kredit, nomor rekening bank, atau nomor asuransi sosial melalui email atau situs web yang tidak aman. Kelima, pelajari tentang serangan siber dan cara mengatasinya. Pelajari tentang serangan siber yang umum seperti phishing, malware, dan ransomware. Ketahui cara mengidentifikasi serangan siber dan cara mengatasinya.

Dengan semakin kompleksnya serangan siber dan ancaman yang terus berkembang, sangat penting bagi setiap perusahaan untuk memastikan keamanan siber mereka. “Kami menghadirkan solusi komprehensif untuk menjalankan satu ecosystem dalam mengatur, mengoperasikan, memonitor serta menjaga sistem ICT di perusahaan pelanggan, khususnya dalam hubungannya antara konektivitas dengan cybersecurity,” tuturnya.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved