Technology Trends

Inovasi Teknologi Dapat Selamatkan Bumi, Apa Alasannya?

Panel pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS (Foto Kementerian ESDM)

Teknologi sangat penting dalam melawan perubahan iklim dan berbagai dampaknya, seperti menipisnya sumber daya, polusi, dan degradasi ekologi. Manusia harus menggunakan teknologi secara berkelanjutan dan menerapkannya secara lebih efektif.

Laporan East Ventures Sustainability Report 2023 mengamati bahwa dampak perubahan iklim di Asia Tenggara telah mendorong urgensi untuk mengatasi masalah keberlanjutan di sub sektor energi, pangan & pertanian, perkotaan & mobilitas, pengelolaan limbah & ekonomi sirkular, dan ekosistem karbon. Untuk memenuhi kebutuhan investasi solusi ramah lingkungan di Asia Tenggara, yang akan mencapai sekitar US$3 triliun pada tahun 2030, diperlukan lebih banyak lagi inovasi teknologi sebagai katalis.

Avina Sugiarto, Partner East Ventures menekankan bahwa pihaknya melihat teknologi sebagai pendorong inklusivitas, akses yang lebih baik, dan menjangkau luas. Mengintegrasikan teknologi Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) Environmental, Social, and Governance (ESG) dan iklim bukanlah sebuah proses peralihan yang sederhana, melainkan sebuah perjalanan yang melibatkan konsumen, masyarakat, dan bisnis.

“Di East Ventures, dampak dan ESG selalu tertanam dalam DNA kami sejak didirikan pada tahun 2009. Kami memprioritaskan manajemen risiko ESG dan menganggap dampak sama pentingnya dengan keuntungan finansial,” kata Avina dalam webinar Scaling up tech innovations for our planet, pekan ini.

Sementara itu, Senior Environmental and Social Expert & Vice President Sustainability DEG Ute Sudmann mengatakan banyak perusahaan yang terlalu fokus pada tujuan jangka pendek dan angka-angka kuartalan, sehingga mengabaikan aspek lingkungan jangka panjang. Untuk itu, diperlukan perspektif untuk memikirkan tujuan jangka panjang.

“Kita perlu memperluas perspektif dengan memikirkan tujuan jangka menengah dan pendek untuk membuat kemajuan nyata dalam upaya lingkungan. Ada pemahaman yang salah bahwa keberlanjutan hanya sekadar hal yang baik atau bahkan menjadi kerugian kompetitif. Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa perusahaan yang unggul dalam hal ESG juga lebih sukses secara ekonomi,” kata Ute.

Sama seperti East Ventures, DEG mendorong perusahaan portofolio mereka untuk mengintegrasikan pertimbangan ESG sejak awal. Alasan pertimbangan ini karena mengembangkan struktur dan sistem manajemen yang profesional akan membantu bisnis menjadi lebih profesional dan menguntungkan.

Eka Himawan, Managing Director Xurya Daya Indonesia menyatakan Xurya telah menyaksikan secara langsung hambatan yang dihadapi oleh startup dalam mengintegrasikan ESG dalam praktik bisnis mereka. Xurya, sebuah perusahaan energi terbarukan membantu perusahaan untuk mengurangi emisi dengan pemasangan panel surya di atap bangunan komersial dan industri (C&I).

Menurut Eka, adopsi energi terbarukan dan inisiatif-inisiatif pengurangan perubahan iklim lainnya masih banyak diragukan oleh para investor dan konsumen. Para investor, konsumen, dan startup harus tetap berkomitmen pada potensi jangka panjang dan menyadari manfaat dari peningkatan inovasi teknologi iklim.

“Meskipun kondisi ekonomi dapat berfluktuasi, teknologi dan kebutuhan akan solusi perubahan iklim tetap ada. Jadi saya mendorong para investor, pemilik bisnis, dan startup teknologi iklim lainnya untuk memperluas pandangan mereka melampaui fluktuasi jangka pendek,” kata Eka.

APAC Solution Lead Leah Kaplan mengemukakan keberlanjutan adalah kerja sama tim, dan skalabilitas sangat penting. Teknologi, kolaborasi, dan berbagi pengetahuan adalah kunci untuk meningkatkan keberlanjutan.

“Kami melihat peluang optimasi yang luar biasa saat berinteraksi dengan pelanggan. Ketika suatu perusahaan melakukan pengoptimalan operasional melalui inovasi teknologi, penggunaan energi dan jejak transportasi mereka berkurang, sehingga menghasilkan manfaat finansial dan lingkungan,” ujar Leah.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved