CSR Corner

Wujudkan Komitmen ESG, Prodia Tanam 1.000 Mangrove

PT Prodia Widyahusada Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar kegiatan penanaman bibit mangrove di kawasan Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Muara Tawar Bekasi, Jawa Barat. Dewi Muliaty, Direktur Utama Prodia mengungkapkan kegiatan sosial ni merupakan bentuk komitmen Prodia dalam mengoptimalkan penerapan aspek Environmental, Social, Governance atau yang biasa dikenal sebagai ESG.

Selain itu, kegiatan penanaman mangrove ini juga merupakan aksi perseroan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar.

Penanaman lebih dari 1.000 bibit mangrove ini dihadiri oleh Dewi Muliaty selaku Direktur Utama Prodia IdaZuraida selaku Direktur Human Capital & General Affairs Prodia, Dani Ramdan selaku Bupati Kabupaten Bekasi, Imam Santoso selaku Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, beserta jajaran pejabat daerah dan relawanyang hadir dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kami optimistis bibit mangrove ini dapat tumbuh dengan baik dan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar kawasan PRPM Muara Tawar, serta dapat mengurangi dampak negatif dari krisis perubahan iklim dan polusi udara”, ujar Dewi.

Menurut Badan Restorasi Gambut dan Mangrove, pohon mangrove berpotensi dapat menyerapdanmenyimpang zat karbon 4-5 kali lebih besar dibandingkan dengan daratan. Sekitar 1.000 tC/ha (ton karbon per hektar) dapat diserap oleh pohon mangrove, lebih tinggi bila dibandingkan dengan serapan karbon di daratan yang hanya berkisar 300 tC/ha.

Meskipun memiliki sejumlah fungsi dan manfaat yang besar dalam mencegah polusi udara, pemberdayaan pohon mangrove masih belum mendapatkan perhatian yang maksimal dari sebagian besar lapisan masyarakat dan pemangku kepentingan. Melalui kegiatan ini, Prodia berkesempatanuntuk dapat berkontribusi aktif dalam upaya mendukung pemerintah dan masyarakat mengurangi tingkat polusi udara.

Prodia menyerahkan lebih dari 1000 bibit pohon mangrove kepada PPI Paljaya untuk kemudian dibudidayakan dan dikelola secara rutin. Pemilihan penanaman mangrove dalam CSR Prodia kali ini dikarenakan mangrove merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir, hingga dimanfaatkan secara komersil. Bibit pohon mangrove nantinya dapat dimanfaatkan sebagai tanggul alami, kawasan ekowisata, kawasan hijau penyerap CO2, perbaikan ekosistem bawah air, maupun menjadi sumber penghasilan masyarakat sekitar dalam pengolahan buah pohon mangrove.

“Seluruh bibit pohon mangrove akan dialokasikan di 3 titik yang menjadi area penanaman bibit pohon mangrove milik Prodia”, ujar Marina Amalia, Corporate Secretary Prodia.

Selain kegiatan penanaman mangrove, Prodia juga turut aktif dalam kegiatan-kegiatan lainnya yang berorientasi pada lingkungan hidup, sosial, serta pemberdayaan kesehatan masyarakat, antara lain kegiatan penanaman terumbu karang di Nusa Penida yang bekerjasama dengan NGO setempat, penanaman pohon buah alpukat, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Program CSR ini menjadi fondasi Prodia untuk semakin memantapkan komitmennya untuk patuh kepada aspek-aspek ESG.

Ke depannya, kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan sinergi yang baik antara Insan Prodia dengan masyarakat lokal dan pemerintah setempat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga hidup sehat dengan selalu menjaga kelestarian lingkungan.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved