CSR Corner

Marak Modus Penipuan, BCA Edukasi Nasabah Lewat Web Series Komedi

Nurut Apa Kata Mama
Pemain webseries Nurut Apa Kata Mama. (Vina/SWA)

Perkembangan teknologi telah membawa manfaat besar bagi kehidupan kita. Namun sayangnya, kemajuan ini juga memberikan kesempatan lebih luas bagi penjahat dunia maya untuk menyasar korban dengan cara yang lebih canggih.

Menyadari hal itu, PT Bank Central Asia (BCA) meluncurkan web series ‘Nurut Apa Kata Mama’ sebagai upaya meningkatkan edukasi terkait produk dan layanan BCA serta anti-fraud. Berkolaborasi dengan Imajinari di mana Ernest Prakasa sebagai produsernya, web series ini disampaikan dengan cara yang ringan dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Harapannya selain dapat menghibur, edukasi akan tetap tersampaikan dengan baik.

“Perkembangan teknologi tidak ada habisnya sehingga menimbulkan kebutuhan sendiri, proses edukasi seperti apa yang bisa berjalan terus menerus tetapi tidak membosankan dan terkesan menggurui. Ini merupakan upaya kita untuk menyampaikan pesan yang ringan tapi sebenarnya ada misinya,” ujar EVP Transaction Banking Business Development BCA I Ketut Alam Wangsawijaya dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (24/07/2023).

Senada dengan I Ketut Alam, Direktur BCA Santoso mengungkapkan bahwa edukasi seputar modus penipuan yang bersifat menggurui dan konvensional cenderung sulit untuk diaplikasikan oleh masyarakat. Menurutnya penting untuk memberikan edukasi yang tepat agar nasabah dapat mudah memahami dan menghindari beragam upaya penipuan yang mungkin mereka hadapi. “Ada satu metode approach baru dalam edukasi. Biasanya edukasi dilakukan secara berat, kini kita memasuki zaman baru yaitu digital sehinga pesan-pesan yang disampaikan pun sangat ringan,” ucapnya.

Web series “Nurut Apa Kata Mama” menceritakan kehidupan keluarga Nyoto yang mengalami berbagai dinamika, termasuk di dalamnya modus penipuan. Berjumlah total 8 episode, web series ini akan ditayangkan mulai hari ini secara berkala setiap hari Selasa di kanal Youtube Solusi BCA.

Dengan mengangkat cerita kehidupan sehari-hari yang penuh kelucuan namun sarat akan berbagai hikmah, diharapkan seri video ini dapat membangun keterikatan emosional dengan penonton sehingga lebih peduli akan risiko penipuan dan terhindar dari berbagai modus penipuan yang semakin beragam.

“Lewat web series ini, kami ingin mengajak nasabah terkait pentingnya mencari sumber asli dari informasi tersebut. Biasanya modus penipuan ini dengan membuat hati yang terlalu senang atau terlalu sedih dengan ancaman-ancaman,” ungkap Santoso.

Adapun web series ini melibatkan sejumlah aktris, aktor, dan komika ternama Tanah Air, di antaranya Asri Welas sebagai Ibu Nyoto, Arief Didu sebagai Bapak Nyoto, Rohana sebagai Eyang, Shenina Cinnamon sebagai Icha, Aci Resti sebagai Jejen asisten rumah tangga, dan juga Yono Bakri sebagai Roy penjual bakso.

“Kami selalu percaya bahwa komedi adalah salah satu alat paling efektif untuk menyembunyikan atau memberikan sebuah kemasan pada pesan. Kita membuat se-relatable mungkin, dan mewakili berbagai kalangan,” tutur Ernest.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


Copyright @2023. SWA Online Magazine

All Right Reserved