Technology Trends

Meta Tekankan Pentingnya Koneksi bagi Bisnis

Meta

Meta Marketing Summit kembali diselenggarakan di Indonesia tahun ini. Memasuki tahun yang ke-5, kali ini Meta membawa tema besar ‘Setiap Koneksi adalah Peluang’ dengan menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka di bidang pemasaran digital.

Pieter Lydian, Country Director Meta di Indonesia mengatakan, ajang ini menjadi salah satu inisiatif dalam mengamplifikasi signifikansi peran koneksi dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Meta percaya bahwa koneksi membantu penciptaan nilai yang lebih baik karena mampu mendorong kreasi dan konversi.

“Ini juga yang menjadi alasan utama kami menghadirkan tema yang berfokus seputar koneksi. Kami berharap melalui ajang ini orang-orang dapat saling belajar dari satu sama lain, serta memperoleh ide dan wawasan baru untuk menjalin hubungan yang lebih bermakna dengan bisnis, komunitas, dan hal-hal yang paling penting bagi mereka,” jelas Pieter.

Topik bahasan dari acara ini berfokus kepada tiga area, yakni pertumbuhan video pendek atau Reel, peran AI dalam mendukung solusi-solusi kinerja Meta seperti A+ Shopping Campaign, dan penciptaan koneksi yang lebih erat melalui perpesanan bisnis.

Lewat tema besar tahun ini, Meta hendak mengajak para praktisi, pemilik bisnis, hingga pemerintah untuk memperoleh ide dan wawasan dalam mempererat hubungan yang lebih bermakna dengan orang-orang, meningkatkan potensi bisnis, serta hal lain yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

Untuk semakin memperkuat inisiatifnya dalam mendukung pertumbuhan UKM lokal, Meta juga merilis salah satu inisiatifnya untuk UKM di Indonesia, yakni Buku Panduan #BertemudiMeta: Panduan Praktis Sukses Berbisnis di Meta untuk UKM di Indonesia. Buku ini ditargetkan untuk memberdayakan UKM di Indonesia dengan pengetahuan praktis dalam memperkuat kehadiran digital mereka di Facebook, Instagram dan WhatsApp.

Potensi perkembangan UKM di atas platform-platform menunjukkan tren yang positif. Sebanyak 82% orang dewasa online di Indonesia berkirim pesan ke bisnis setidaknya sekali seminggu. Di sisi lain, sebanyak 80% orang dewasa di Indonesia mengatakan bahwa mereka ingin berkomunikasi dengan para bisnis yang mereka tuju dengan cara yang sama seperti komunikasi yang dilakukan dengan keluarga atau teman.

Perpesanan bisnis pun menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan para pemilik bisnis, khususnya UKM di Indonesia, untuk menjawab tren pasar tersebut. Meta melihat bahwa fitur iklan Click to Message pada platform-platform Meta mampu mempermudah bisnis untuk menjalin koneksi dengan para pelanggan sehingga bisnis mereka lebih disukai. Faktanya, sebanyak 40% pengiklan Meta secara global sudah menggunakan fitur ini untuk menunjang performa bisnis mereka.

Pada kesempatan yang sama, Meta juga mengumumkan Kampanye #TravelBestie yang melibatkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Traveloka, Evermos dan sejumlah pembuat konten. Meta bersama para mitra akan mengunjungi beberapa daerah yang termasuk ke dalam 10 Destinasi Super Prioritas Pariwisata Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk ikut berkontribusi dalam perkembangan bisnis lokal di sektor pariwisata.

Selain karena kuatnya sektor pariwisata selama beberapa waktu ke belakang, cikal bakal kehadiran kampanye ini didorong oleh besarnya potensi Gen Z di Indonesia yang mana mendominasi kue demografi Indonesia, yaitu 28% dari total populasi.

Meta juga menemukan bahwa sebagian besar tagar yang paling populer di Instagram berkaitan dengan food and traveling. Misalnya, kemunculan hashtag #PesonaIndonesia yang digunakan oleh 11 juta orang pada tahun 2022 di mana 37% -nya berasal dari Gen Z.

“Kolaborasi program ini merupakan bentuk konkret kemitraan antara pemerintah dan pihak swasta untuk memajukan destinasi dan produk pariwisata lokal dengan bantuan teknologi. Saya berharap seluruh kegiatan dalam kolaborasi ini dapat menginspirasi dan membantu tercapainya pertumbuhan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata,” kata Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved