Lippo Karawaci Raih Predikat Pengembang Paling Dikagumi
IMAC 2006 yang diselenggarakan oleh Frontier Consulting Group dan BusinessWeek Indonesia tersebut adalah sebuah pemeringkatan/survei tentang perusahaan-perusahaan yang paling dikagumi di Indonesia atau korporat dengan citra terbaik di mata masyarakat.
Tahun ini, jumlah perusahaan yang di survei mencapai lebih dari 100 perusahaan yang dikelompokkan dalam 27 kategori dengan melibatkan 1.580 responden di Jakarta dan Surabaya yang terdiri dari kalangan professional/manajemen, investor, jurnalis/wartawan dan publik.
Pengukuran IMAC 2006 menggunakan metode pengukuran yang dikembangkan oleh Schwaiger (2004). Pengukuran tersebut menggunakan empat dimensi yang mendasari pembentukan corporate image atau reputasi perusahaan, yaitu kualitas, kinerja, tanggung jawab dan daya tarik.
Dimensi kualitas yang terdiri atas empat atribut, yaitu kualitas perusahaan dalam memberikan perhatian terhadap konsumen, kualitas dari produk/jasa atau pelayanan yang diberikan, kepercayaan dari para stakeholder-nya serta atribut inovasi yang menggambarkan kemampuan perusahaan untuk terus menerus menghasilkan tingkat kualitas yang berkesinambungan. Kemudian, dimensi kinerja mencerminkan sebagai perusahaan yang memiliki peluang untuk tumbuh dan berkembang serta perusahaan yang dikelola dengan baik.
Sementara itu, dimensi tanggung jawab memperlihatkan perusahaan yang peduli pada lingkungan dan perusahaan yang memiliki tanggung jawab sosial. Adapun dimensi attractiveness mencerminkan perusahaan sebagai tempat kerja idaman dan perusahaan yang memiliki karyawan berkualitas.
Per 31 Maret 2006, PT Lippo Karawaci Tbk. mencatat penjualan bersih (belum diaudit) sebesar Rp 461,125 milyar atau meningkat sebesar 2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 451,154 miliar. Sedangkan laba bersih (belum diaudit) untuk periode 3 bulan yang berakhir pada 31 Maret 2006, tercatat sebesar Rp 85,005 milyar atau meningkat 5 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar Rp 81,200 miliar. Penjualan bersih tersebut diperoleh dari tiga pilar utama, yaitu, Housing & Land Development, Healthcare & Hospitals dan Infrastructure & Hospitality.
Dilarang keras mengambil konten (tulisan, foto, infografis, video, dan sebagainya) yang dimuat di situs web ini, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk platform AI (artificial intelligence) dan platform digital lainnya, tanpa izin tertulis dari direksi yang berwenang di situs web ini.