An Shin Family Fokus pada Layanan Refleksi Kesehatan Tradisional

Di era pascapandemi, masyarakat mulai terbiasa selalu menjaga kesehatan. Apalagi dengan polusi tinggi di Kawasan Jabodetabek, maka kesehatan menjadi kebutuhan utama. Berbagai aktivitas dan rutinitas pekerjaan yang padat bisa membuat pikiran dan tubuh menjadi cepat lelah.
Atas dasar itulah An Shin Family Reflexology hadir untuk memberikan refleksi kesehatan tradisional bagi konsumen di Tanah Air, khususnya Jabodetabek. Metode pijat refleksi tradisional menjadi menjadi salah satu bentuk untuk merawat diri secara fisik dan mental.
“Refleksi merupakan pijatan yang berfokus pada bagian kaki. Terutama pada titik-titik saraf yang terhubung dengan berbagai organ tubuh, sehingga dapat memberikan manfaat kesehatan dan efek relaksasi,”ujar Denny Surya, pendiri dan pemilik bisnis An Shin Family Reflexology di Jakarta (27/09/2023).
Denny menambahkan bahwa An Shin Family Reflexology telah hadir sejak bulan Maret 2023 lalu. Fokus utama dari An Shin Family Reflexology adalah memberikan solusi kesehatan melalui refleksi kesehatan tradisional.
Sisi menariknya, An Shin Family Reflexology dibekali dengan terapis yang sudah teredukasi dan terstandarisasi. Sehingga terapi yang dilakukan dapat memberikan efek optimal untuk para pelanggan dan memberikan kesehatan dalam perawatan diri.
“Kami memiliki pelatihan sendiri untuk para terapis. Dengan slogan ‘Cara menyenangkan untuk sehat’, kami percaya untuk menjadi sehat itu banyak cara menyenangkan, salah satunya dengan terapi refleksi bersama An Shin. Kami ingin memberikan cara menyenangkan untuk sehat bagi para pelanggan,” tegas Denny.
Beralamat Jalan Pluit Barat Raya, Jakarta Utara, An Shin menawarkan konsep interior ala Jepang yang aman serta nyaman untuk refleksi bagi perorangan dan keluarga. Beberapa layanan yang ditawarkan mulai dari Foot Reflexology, Body Massage / Back Massage, Face Accupressure, Gua Sha hingga Cupping.
“Untuk layanan di An Shin Family Reflexology ditawarkan mulai dari Rp 99 ribu untuk refleksi kaki selama 60 menit hingga tersedia paket lengkap mulai dari kaki hingga badan dan kepala dengan harga paket sekitar Rp 250 ribu,” jelas Denny.
Lantas, inovasi apa saja yang dihadirkan? Menurut Denny, salah satu inovasinya yakni terapi garam panas yang jarang ditemui di tempat refleksi di Jakarta. Selain itu hadir juga terapi rendam kaki dengan herbal yang memberikan berbagai khasiat seperti meredakan otot pegal, insomnia, flu, hingga memberikan efek menghaluskan kulit.
Pelanggan tidak hanya menikmati pijat kesehatan tradisional dengan cara yang unik bersama keluarga, tapi juga sembari menonton film atau serial kesukaan teman dan keluarga di tempat refleksi.
Target pasar An Shin Family Reflexology adalah pelanggan usia produktif. Mulai dari usia 20 tahunan hingga usia 50 tahun yang biasanya memiliki kesibukan dan membutuhkan relaksasi yang menyehatkan agar bisa mendukungnya menjadi lebih produktif.
“Kami tidak hanya menghadirkan pijat kesehatan tradisional saja, namun unsur edukasi juga dapat diberikan bagi pelanggan. Sehingga banyak pelanggan yang merasa nyaman dan An Shin membantu untuk memberikan solusi kesehatan melalui pijat refleksi,” dia menambahkan.
Denny mengungkapkan, banyak sekali titik akupresur yang berada pada kaki kita. Melalui terapi yang tepat, dapat membuat kita merasa rileks, bahkan bisa mengatasi berbagai keluhan seputar kesehatan.
Bicara soal penamaan, An Shin memiliki makna peace of mind atau ketenangan pikiran. Harapannya, pusat refleksi ini dapat memberikan ketenangan serta kesehatan bagi pelanggan setianya.
Ke depannya, An Shin Family Reflexology menargetkan untuk ekspansi ke berbagai wilayah lain di Jakarta. Berbagai layanan refleksi kesehatan tradisional disuguhkan An Shin Family Reflexology. Harga yang ditawarkan relatif terjangkau mulai dari Rp 99 ribu untuk refleksi kaki selama 60 menit, hingga Rp 250 ribu untuk paket lengkap refleksi dari mulai kaki hingga badan dan kepala.
Swa.co.id