Marketing Trends

Personalisasi AI Diprediksi Jadi Megatrend Kebugaran Tahun Ini

Tahun 2023 adalah masa pascapandemi di mana masyarakat kembali ke pusat-pusat kebugaran, menjalin koneksi kebugaran dengan komunitas, dan melakukan olahraga hybrid seperti pilates dan latihan kekuatan, High-Intensity Interval Training (HIITT) atau olahraga dengan interval intensitas tinggi dengan barre, dan lari dengan latihan inti.

“Tahun yang baru akan lebih mudah dari sebelumnya karena teknologi, inovasi, dan konsep ilmu olahraga telah berkembang. Ini menjadikan tahun 2024 sebagai tahun yang tepat untuk fokus pada keinginan menjadi bugar dan menjalani kehidupan terbaik Anda,” kata Vice President Sports Performance and Fitness Education and Vice Chair, Fitness Advisory Board Herbalife Samantha Clayton dalam siaran pers di Jakarta (13/01/2023).

Teknologi di bidang pelacak kebugaran akan semakin canggih di tahun 2024. Teknologi ini tidak hanya mengeksplorasi seberapa banyak masyarakat bergerak, tetapi juga seberapa banyak waktu istirahat, seberapa efisien, hingga melacak kondisi denyut jantung. “Ada beberapa pelacak yang dapat dikenakan di pasaran termasuk jam tangan, gelang, dan aplikasi yang semuanya memberikan informasi untuk membantu pengguna memahami kebiasaan gaya hidup mereka,” ujarnya.

Lebih jauh, dia memaparkan bahwa meskipun tidak ada algoritma yang sempurna dan 100% akurat, penelitian menunjukkan bahwa orang yang menggunakan perangkat pelacak cenderung lebih bertanggung jawab dan berolahraga lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak menggunakannya.

Tren kedua adalah pilates yang sudah ada sejak tahun 1920-an. Pilates akan menjadi yang terdepan dan utama dalam dunia kebugaran. Keberlanjutan dan popularitas Pilates dikatakan didorong oleh kepercayaan diri tubuh, kekencangan otot, dan stabilitas otot secara keseluruhan yang dirasakan oleh peserta, tanpa gerakan berdampak tinggi yang seringkali diperlukan oleh gaya olahraga lainnya.

Ketiga, berlari. Perlombaan lari dari 5K hingga full maraton mengalami lonjakan popularitas di seluruh Amerika Serikat pada tahun 2022, dan semakin banyaknya perlombaan, termasuk Maraton dan Turkey Trots, di AS yang memecahkan rekor partisipasi pada tahun 2023. “Berlari adalah olahraga yang luar biasa untuk membangun kebugaran kardiovaskular, daya tahan otot, dan kekuatan. Penelitian juga menunjukkan manfaat lari bagi kesehatan mental sangat besar, terutama terkait dengan peningkatan suasana hati,” kata dia menambahkan.

Keempat, merangkul komunitas. Orang-orang kembali tertarik pada kelas tatap muka termasuk spin, senam, dan bootcamp pasca pandemi covid-19. Pengaturan kebugaran komunitas membantu orang bertanggung jawab dan termotivasi untuk tetap menjalankan rencana kebugaran ketika mereka memiliki dukungan dari komunitas.

Kelima, personalisasi yang didukung oleh Kecerdasan Buatan (AI). Pengalaman kebugaran yang dipersonalisasi akan menjadi mega tren dalam beberapa tahun ke depan. Dikombinasikan dengan perangkat pelacak, AI merevolusi pemrograman olahraga untuk memenuhi setiap individu di mana mereka berada dalam perjalanan kesehatan mereka, serta membimbing mereka menuju tujuan kebugaran pribadi mereka sendiri.

Kelima, pendekatan holistik yang mencakup kebiasaan nutrisi yang baik, pilihan gaya hidup yang baik, pengurangan stres, dan perbaikan kebiasaan tidur semakin menjadi hal yang biasa. Program ini juga akan menyasar populasi khusus seperti pencegahan diabetes, pasca kehamilan, anti-penuaan, atau kebugaran berbasis rehabilitasi. “Di tahun 2024, saya mengajak semua orang untuk bergabung dalam gerakan menuju kesejahteraan holistik, dan menerapkan gaya hidup yang merawat tubuh, pikiran, dan jiwa kita,” kata dia menutup pembicaraan.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved