Strategy

Jurus Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Pertanian Nasional

PT Pupuk Indonesia (Persero) mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan menjaga ketahanan pangan nasional, seraya mendorong transformasi hijau di industri pupuk Tanah Air. Memasuki 2024, industri pupuk nasional maupun global menghadapi peluang dan tantangan yang signifikan. Pergeseran musim tanam yang disebabkan oleh El Nino mempengaruhi tren permintaan dan stabilitas harga pasar. Meski demikian, BUMN ini telah memastikan pemenuhan kebutuhan pupuk nasional dengan kinerja produksi terbaik.

Sejumlah inovasi dan inisiatif Pupuk Indonesia selama 2023 dan 2024 pun digalakkan dalam mendukung pemerintah untuk memastikan percepatan tanam. Salah satunya Program Gebyar Diskon Pupuk yang diadakan di 30 kota yang tersebar di Indonesia. Tujuan dari program ini adalah memberikan kemudahan akses pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau, terutama bagi kelompok tani yang belum termasuk sebagai penerima pupuk subsidi.

Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengungkapkan, tahun 2024 pihaknya akan melanjutkan mandat dari pemerintah yakni membantu petani dengan penyediaan pupuk, menjaga ketahanan pangan, dan sambil terus melakukan transformasi bisnis yang lebih rendah karbon dan berkelanjutan. Kami juga akan terus menggalakkan berbagai program yang dapat memacu produktivitas pertanian Tanah Air, salah satunya melalui program Gebyar Diskon Pupuk. “Lewat program ini, kami berharap petani bisa mendapatkan kemudahan bukan hanya dari ketersediaan pupuk, tetapi juga dari sisi keterjangkauan dan pemerataan akses,” ucapnya.

Pada 2024, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp26 triliun untuk pupuk subsidi sebesar 4,7 juta ton guna memenuhi kebutuhan pupuk pada musim tanam pertama. Selanjutnya, pemerintah berencana menambah kuota subsidi pupuk senilai Rp14 triliun, tambahan alokasi ini bisa dimanfaatkan petani pada musim tanam kedua tahun 2024.

Berbagai peningkatan efisiensi dan kapasitas dilakukan perseroan di sejumlah pabrik anak perusahaan, dan digitalisasi distribusi pupuk dimarakkan, dengan bekerjasama dengan Kementerian Pertanian. Dampak positif dari subsidi ini akan terfokus pada peningkatan produktivitas pertanian yang diperkirakan mencapai sebesar 8% untuk tanaman padi.

Hingga Desember 2023, produksi Pupuk Indonesia mencapai 18,71 juta ton, terdiri dari 7,69 juta ton Urea, 3,06 juta ton NPK, 814 ribu ton pupuk lainnya, dan non pupuk sebesar 7,13 juta ton (amonia, asam sulfat, asam fosfat, dan lainnya). Pupuk Indonesia juga memberikan kontribusi yang sangat positif dalam pemenuhan pupuk subsidi, yaitu menyalurkan 100% dari jumlah yang telah ditetapkan. Ini mencerminkan dedikasi perusahaan untuk mendukung petani dan memastikan ketersediaan pupuk yang memadai bagi pertanian nasional.

Projek-projek pengembangan kapasitas produksi, seperti Projek Pusri IIIB, PSN Kawasan Industri Fakfak, dan pengembangan pabrik pupuk NPK di Anak Perusahaan adalah salah satu langkah strategis Pupuk Indonesia agar dapat memenuhi kebutuhan pupuk nasional. Selain itu, Pupuk Indonesia juga mendukung hilirisasi industri pertanian dan petrokimia hijau berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi terhadap keberlanjutan dan kemandirian sumber daya alam. Upaya ini mencakup peningkatan produk dan solusi pertanian yang berorientasi pada konsumen, melanjutkan hilirisasi dan inisiatif substitusi impor melalui pembangunan pabrik baru untuk Amonium Nitrat, Soda Ash, dan Metanol.

Persiapan pengembangan industri amonia hijau dan rencana penyusunan Final Investment Decision untuk industri Clean Amonia menunjukkan langkah progresif perusahaan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Pencapaian penurunan emisi karbon sebesar 1,55 juta ton, melampaui target sebelumnya pada tahun 2023, menandai komitmen Pupuk Indonesia untuk mengurangi dampak lingkungan.

Pupuk Indonesia sendiri merupakan produsen pupuk terbesar di APAC & MENA (Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Afrika Utara). Didukung lima kawasan industri pupuk, termasuk di dalamnya 15 pabrik urea, 16 pabrik NPK, 3 pabrik ZA, dan fasilitas produksi pupuk lainnya, Pupuk Indonesia berkomitmen untuk memastikan pemenuhan pupuk nasional, dengan distribusi yang efisien dan adil bagi para petani.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved