Trends Economic Issues

IBO 2024 Meneropong Potensi dan Dinamika Bisnis Tanah Air

Sebanyak 500 peserta yang terdiri dari para profesional, pemilik usaha, investor, dan akademisi mengikuti seminar ‘Indonesia Business Outlook 2024’ (IBO 2024). Seminar yang berlangsung di CGV Grand Indonesia, Jakarta itu menggandeng Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) sebagai partner di bidang akademik dan Populix sebagai partner riset data.

Event seminar yang diselenggarkan oleh Sirkel ini mengundang sejumlah pembicara terkemuka, seperti mantan menteri BUMN Dahlan Iskan, CEO Fita Raynazran Royono, Ricky Satria (Bank Indonesia) hingga Abdul Muidz Aad (MP Store).

Achmad Wildan Chawary, perwakilan dari Sirkel selaku penyelenggara acara menyatakan, seminar IBO 2024 digelar untuk menginspirasi dan memotivasi para generasi Z maupun milenial untuk meneruskan bisnis agar sustain dan mampu menyelesaikan masalah di sekitar mereka.

Tema besar seminar yang didukung oleh MP Store, Fruters, Saka Logistics, Tri-Wall, dan HLB Indonesia ini adalah Market Outlook: 2023 Kaleidoscope & 2024 Projection dengan tiga subtema, digitalisasi & e-commerce, fintech, dan investasi. Tema ini, menurut Achmad mencerminkan visi untuk menjawab tantangan dan mendalami dinamika bisnis di Indonesia saat ini.

“Para pembicara membahas bagaimana data tersebut kemungkinan akan memproyeksikan potensi bisnis dan ekonomi pada tahun 2024, dan seberapa dekat data tersebut mencerminkan tahun 2023,” terangnya dalam siaran pers (30/01/2024).

Pada tema digitalisasi dan e-commerce misalnya, sesi seminar membahas dampak teknologi pada efisiensi bisnis. Fintech sebagai tema kedua membahas inovasi keuangan digital dan dampaknya terhadap sistem keuangan Indonesia. Sedangkan pada tema investasi, dibahas mengenai peluang dan risiko investasi di pasar Indonesia, termasuk saham, real estate, dan investasi alternatif.

“Saya tak menduga jika dampak yang dihasilkan dari kolaborasi yang solid antara business owner, profesional, akademisi, dan investor akan sebesar ini. Antusiasme para peserta di event kali ini sangat tinggi,” ujar Achmad yang juga Pendiir Sirkel bersama Muhammad Khemal Nugroho dan Erlangga Mahardhika.

Melihat besarnya antusiasme terhadap seminar ini, menurut Achmad tidak menutup kemungkinan pihaknya mengadakan lebih banyak event dan kelas bisnis pada 2025 mendatang. “Kesuksesan IBO juga tak hanya tercermin dari angka, tetapi juga semangat kebersamaan dan inspirasi yang ditanamkan kepada setiap peserta,” imbuhnya.

Indonesia Business Outlook 2024 membuat terobosan baru dalam dunia konferensi dengan memunculkan sesi gamification atau kuis trivia. Selain kuis juga ada ‘Speed Dating’ game yang mana peserta yang sebelumnya telah mengisi formulir akan dikelompokkan berdasarkan background dan minat masing-masing. Setiap peserta kemudian bisa menjalin networking dengan peserta lain yang memiliki tujuan dan minat sama.

Pada setiap sesi, para pembicara juga membagikan berbagai strategi bisnis dan rencana aksi beragam sesuai dengan industrinya masing-masing. Sebagai contoh, beberapa pembicara menyajikan tips mengenai berbisnis berkelanjutan serta tips beragam topik lainnya, seperti initial public offering (IPO), penipuan investasi, funding trends dan lainnya.

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved