Marketing Trends

Fitlife Rayakan HUT ke-6 dengan Transparansi dalam Honest Nutrition

Di ranah kesehatan dan nutrisi, Fitlife menjelma sebagai pusat integritas, keunggulan, dan dedikasi. Pada perayaan tahun ke-6 yang melambangkan pertumbuhan dan tekad yang kokoh, Fitlife menghadirkan serangkaian teribosan yang mencirikan perjalanannya, menetapkan standar baru dalam industri suplemen kesehatan.

Selama enam tahun, Fitlife berkomitmen dengan melakukan transparansi kualitas produk yang baik. Sebagai langkah dalam mengusung Honest Nutrition, brand ini konsisten menguji kualitas yang dimiliki. Dengan analisis yang cermat, FITlife menjunjung tinggi keaslian, sehingga rutin melakukan uji laboratorium pada semua produknya.

“FITlife melakukan uji lab rutin dan sangat memerhatikan Certificate of Analysis dari bahan baku yang diterima sebagai saringan pertama dalam melakukan sortir bahan baku yang terbaik,” jelas Presiden Direktur Fitlife Indonesia Victor Anggriawan.

Menurutnya, setiap produk didokumentasikan dengan sertifikat BPOM dan Halal, memberikan keterbukaan bagi masyarakat untuk mengamati proses jaminan kualitas. Ini bukan sekadar situs web, ini adalah bukti transparan terkait produk maupun aktivitas yang dilakukan oleh Fitlife.

“Kami memberikan garansi 500 persen untuk setiap produk yang diproduksi jika ada orang yang yang membeli produk Fitlife dan menemukan adanya ketidaksesuaian antara tabel nutrisi dengan hasil uji lab dari produk yang dibeli. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keseriusan kami dalam menjaga kualitas dan transparansi produk Fitlife,” ungkap Co-founder Fitlife Indonesia Norman Effendi.

Keseriusan Fitlife dalam menjaga kandungan nutrisinya sebagai Honest Nutrition, salah satunya diakui oleh ahli gizi sekaligus pendiri dan pemilik startup katering sehat Dapurfit, yakni Julius Sathya.

“Saya pernah melihat hasil uji lab produk Fitlife, dengan melihat langsung proses pengiriman sample-nya, sehingga tidak dapat dimanipulasi. Saya melihat akurasi dari tabel nutrisinya, dan ini langka. Kejujuran nutrisi ini sangat penting, bahkan dapat saya katakan paling penting,” tegas Julius.

Hal ini diperkuat juga oleh pernyataan Marco Putra, seorang atlet bodybuilder yang telah mengonsumsi Fitlife sejak tahun 2020. Marco menyampaikan bahwa selama mengonsumsi produk ini, dia merasakan bahwa protein Fitlife antara yang tertulis di kemasan dengan yang terkandung sebenarnya adalah sama, tidak kurang (undernutrition) dan tidak berlebihan (overclaim).

“Whey protein sendiri sangat diperlukan untuk saya yang menggeluti dunia bodybuilding dan menurut saya whey protein yang bagus adalah whey protein yang table nutrisinya sesuai dengan kandungannya,” terang Marco.

Fitlife berharap di pasaran, merek lokal tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga unggul dari raksasa internasional. Untuk itu, Fitlife memegang teguh komitmen terhadap kualitas dan keterjangkauan, dan menegaskan keunggulannya sebagai merek lokal. Fitlife menawarkan kombinasi manfaat kesehatan tanpa harus menguras dompet.

“Fitlifee memiliki fasilias produksi yang berlokasi di Cengkareng, di mana fasilitas produksi kami sudah lolos audit sarana dari BPOM dan halal. Adapun sarana produksi kami diperuntukkan untuk pangan gizi khusus, yang salah satunya adalah pangan tambahan untuk olahragawan,” papar Victor.

Dalam arena persaingan suplemen, Fitlife bukan sekadar merek. Victor mengklaim, Fitlife menempati posisi terhormat sebagai salah satu dari delapan merek suplemen terbaik di Indonesia, dan keistimewaannya terletak pada penekanan yang tegas pada Honest Nutrition .”Ini bukan hanya semboyan, karena ini adalah prinsip yang diterapkan setiap hari,” tegasnya.

Menurut Julius, perkembangan produk lokal yang ikut terjun di lini bisnis suplemen, whey protein, bagus sekali. “Zaman saya dulu baru mulai latihan beban, sekitar 15 tahun lalu, belum ada whey lokal yang beredar di pasaran. Kita mau tidak mau harus membeli merek impor. Sekarang ini sudahmi ada whey lokal berkualitas, seperti Fitlife,” tuturnya.

Memasuki tahun 2024, Fitlife mengadakan kejuaraan bodybuilding yang diberi nama Fitlife Open Championship (FOC), akan merambah delapan kota di seluruh Indonesia. Ini bukan hanya ajang kompetisi; melainkan perayaan kesehatan, kebugaran, dan komunitas yang mendorong perjalanan Fitlife.

Demi mendukung dan memajukan olahraga cabang binaraga di Indonesia, FITlife menyelenggarakan ajang kompetisi bodybuilding sejak 2022, dan telah menyita perhatian banyak peminat. Oleh sebab itu, di tahun 2024 ini, FITlife ingin menjangkau lebih luas lagi, dengan menyelanggarakan kompetisi di 8 kota Indonesia, dan puncaknya pada rencana kompetisi akbar level International di 2025.

FOC merupakan ajang bagi para fitness mania agar dapat mempresentasikan keindahan otot yang didapatkan melalui latihan konsisten diiringi dengan penerapan gaya hidup sehat. Delapan kota pelaksanaan kegiatan FOC 2024, yakni Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Medan, Riau, Pontianak dan Bali.

“Untuk mendukung prestasi atlet nasional, kami juga telah mengirimkan beberapa atlet kami untuk bertanding di kompetisi internasional. Di antaranya sudah ada yang berhasil membawa beberapa prestasi untuk Indonesia. Salah satunya di The International Federation of Bodybuilding and Fitness di Vietnam dan Malaysia 2023,” jelas Victor.

“Bersamaan dengan ulang tahun Fitlife, kami juga merilis produk baru yaitu Creaflex dengan rasa Lychee, untuk melengkapi varian creaflex unflavoure, Selain itu, di tahun ini, Fitlife akan melakukan formulasi dan varian rasa baru untuk produk Gainer, Whey Concentrate, dan Isolate,” kata Norman.

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved