Trends

Ada 3 Perusahaan Beraset Jumbo Di Daftar Antrean IPO

Main Hall BEI, Jakarta. (Foto : Vicky Rachman/SWA)

Jumlah perusahaan yang mencatatkan saham atau IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak Januari 2024 hingga 16 Februari tahun ini sebanyak 18 perusahaan. “Dana yang dihimpun Rp 3,38 triliun dari 18 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI. Hingga saat ini, terdapat 20 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna, di Jakarta, Minggu (18/2/2024).

Sebanyak 15 calon emiten skala menengah mendominasi dari jumlah total perusahaan di pipeline IPO tersebut. “Sisanya adalah 3 perusahaan beraset kecil dan beraset besar sebanyak 2 perusahaan,” tutur Nyoman.

Berikut adalah klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017;

• 3 Perusahaan aset skala kecil (aset dibawah Rp 50 miliar).

• 15 Perusahaan aset skala menengah (Rp 50-250 miliar).

• 2 Perusahaan aset skala besar (d iatas Rp 250 miliar).

Rincian sektornya adalah sebagai berikut:

• 2 perusahaan dari sektor industri dasar.

• 4 perusahaan dari sektor consumer cyclicals.

• 4 perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals.

• 0 perusahaan dari sektor energi.

• 0 perusahaan dari sektor keuangan.

• 0 Perusahaan dari sektor kesehatan.

• 6 perusahaan dari sektor industrials.

• 0 perusahaan dari sektor infrastruktur.

• 1 perusahaan dari sektor properti & real estate.

• 3 perusahaan dari sektor teknologi.

• 0 perusahaan dari sektor transportasi & logistik.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved