Capital Market & Investment

BEI Mencatat Penerbitan Obligasi dan Sukuk Mencapai Rp 13 Triliun

Foto : Dok.

Total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang tahun 2024 ini sebanyak 13 emisi dari 12 emiten yang senilai Rp 13,38 triliun. Pada Kamis pekan lalu, Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2024 yang diterbitkan oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp 1,5 triliun.

Hasil pemeringkatan dari PT Pemeringkat Efek Indonesia untuk Sukuk Wakalah adalah masing-masing idAA- (Double A Minus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk. “Dengan pencatatan tersebut maka total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 550 emisi dengan nilai nominal outstanding Rp 468,28 triliun dan US$ 32,362 juta, diterbitkan oleh 128 emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 186 seri yang senilai Rp 5.810,39 triliun dan US$ 502,10 juta. Efek beragun aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp 3,25 triliun,” tutur Kautsar Primadi Nurahmad, Sekretaris Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia seperti dikutip di Jakarta, Senin (19/2/2024).

Lebih lanjut, Kautsar mengatakan data perdagangan saham BEI pada 12-16 Februari 2024 itu mayoritas ditutup pada zona positif. Peningkatan tertinggi sepekan terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian saham sebesar 37,79%, menjadi Rp 13,82 triliun dari Rp 10,03 triliun pada pekan sebelumnya sepekan yang lalu.

Kemudian peningkatan turut diikuti oleh rata-rata frekuensi transaksi harian saham sebesar 25,37% menjadi 1.294.615 kali transaksi dari 1.032.639 kali transaksi pekan sebelumnya. Pada periode ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) naik sebesar 1,39%, dengan ditutup di level 7.335,545 dari 7.235,152 poin. Kapitalisasi pasar tumbuh sebesar 1,06%, menjadi Rp 11.603,01 triliun dari Rp 11.481,43 triliun. Sedangkan rata-rata volume transaksi harian saham mengalami turun sebesar 16,22% atau menjadi 17,72 miliar lembar dari 21,15 miliar lembar. “Sepanjang tahun 2024 investor asing telah mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp20,05 triliun,” ucap Kautsar.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved