Marketing Trends

Smart Aviation Layani Kebutuhan Modifikasi Cuaca

PT Smart Cakrawala Aviation (Smart Aviation), perusahaan jasa angkutan udara niaga tidak berjadwal, mendukung pemerintah dan masyarakat terluar, melalui servis charter flight untuk kegiatan aerial survey, aerial photography, air patrol, mengangkut kargo dan penumpang, operasi modifikasi cuaca, VIP Charter dan juga memiliki approved maintenance organization (AMO).

Smart Aviation sudah berdiri sejak tahun 2016 dan di tahun selanjutnya, perusahaan yang berbasis di Kalimantan dan Papua tersebut sudah memiliki tiga pesawat. Sementara tahun 2018, perusahaan mengembangkan bisnis dengan membangun bandara khusus atau private airport. “Nah, di 2019, kami mulai mengembangkan anak usaha yang bergerak di bidang maintenance,” kata Sonia Nasution, General Manager Smart Aviation. Dengan begitu, perusahaan tidak lagi hanya menyediakan pesawat charteran, tetapi juga telah memiliki lisensi untuk bisa memperbaiki pesawat.

Sonia bercerita, Smart Aviation saat ini telah memiliki 16 Unit Caravan, 4 Unit Pilatus PC-6, 3 Unit Cessna 172, 1 Unit Helikopter EC130 T2/H130 T2 untuk mendukung ekosistem industri penerbangan di Indonesia. Dengan armada tersebut, perusahaan siap melaksanakan mitigasi akibat cuaca, distribusi kebutuhan pokok ke wilayah terluar Indonesia, pemetaan wilayah/foto udara, pemetaan karbon, dan sebagainya.

“Sejak tahun 2020, kami membentuk divisi teknologi komodifikasi cuaca. Saat el-nino terjadi, kami dipercaya pemerintah untuk mengatasi kebakaran hutan, mengkomodifikasi cuaca di Inodnesia pada bulan Januari dan sekarang membantu mengatasi banjir di Demak, Jawa Tengah,” kata dia. Hingga saat ini, sudah ada 20 projek komodifikasi cuaca yang telah dijalankan oleh Smart Aviation.

Sementara itu, Hastera Nagara, Executive Business Development Smart Aviation menjelaskan bahwa pihaknya akan menyasar semua segmen pasar. Karena naiknya minat masyarakat terhadap pesawat carter untuk kebutuhan khusus. “Awalnya kami memang hanya melayani cargo dan penumpang. Namun dengan berjalannya waktu, banyak permintaan untuk melakukan survey udara dan modifikasi cuaca. Sehingga saat ini, spesialisasi kami banyak disana. Namun kami tidka menutup kemungkinan untuk berkolaborasi di projek lain,” kata dia.

Di awal tahun ini, Smart Aviation telah mendatangkan empat unit Cessna Caravan. Strategi ini, kata dia, merupakan langkah agresif Smart Aviation untuk terus mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Editor : Eva Martha Rahayu

Swa.co.id


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved