Management

Komitmen Remala Abadi terhadap Kualitas dan Keberlanjutan

swa.co.id, Jakarta - PT Remala Abadi mandapatkan Sertifikat ISO dari Sucofindo. Perseroan merencanakan perluasan pasar. Untuk mendukung rencana ini Remala memastikan perbaikan kualitas layanan dan keberlanjutan perusahaaan dengan meningkatkan komitmen dan proses manajemen secara menyeluruh.

Richard Kartawijaya, Chief Executive Officer PT Remala Abadi mengatakan, proses sertifikasi ISO adalah langkah penting yang memberikan dampak besar terhadap kesuksesan perusahaan. Dengan pengakuan ISO yang menegaskan komitmen Remala terhadap keunggulannya, perusahaan siap memperluas bisnisnya ke tingkat yang lebih besar.

Dalam semua sistem manajemen yang diimplementasikan, kepemimpinan adalah inti yang menggerakkan kesuksesan kita. Melalui kepemimpinan yang berkarakter dan komitmen kuat untuk memberikan yang terbaik dalam sistem manajemen, perusahaan telah melangkah menuju pencapaian tujuan organisasi, keberlanjutan, integritas, dan kesejahteraan.

Tanggal 20 Februari 2024, Remala telah menerima sertifikasi ISO dari Sucofindo terakreditasi KAN (Komite Akreditasi Nasional), dengan didampingi oleh konsultan sistem manajemen, yakni PT DGI Levner Consulting yang mencakup: ISO 9001: 2015, Sistem Manajemen Mutu. Dalam konteks ISO 9001, Remala menciptakan budaya organisasi yang berfokus pada mutu.

“Sebagai manajemen, kami bertanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap anggota tim memahami pentingnya mutu, menerapkan praktik terbaik, dan berkomitmen untuk perbaikan berkelanjutan. Dengan memimpin memberi contoh dan memberikan arahan yang jelas, kami memastikan bahwa mutu terintegrasi dalam setiap aspek operasional,” ungkap Richard dalam keterangan tertulis (01/03/2024).

Selain itu menerima sertifikat ISO 14001:2015, Sistem Manajemen. Dalam hal ini, Remala menunjukan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Untuk itu, Remala mengarahkan organisasi menuju keberlanjutan lingkungan. “Kami berkomitmen meminimalkan dampak lingkungan, ingin menjadi panutan dalam penerapan praktik ramah lingkungan. Kami mendorong kolaborasi lintas departemen untuk mengidentifikasi peluang perbaikan lingkungan dan memastikan bahwa tanggung jawab sosial dan lingkungan terintegrasi dalam setiap keputusan,” ungkapnya.

Untuk ISO 45001: 2018, Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Remala berhubungan dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat untuk setiap individu di organisasi. “Melalui demonstrasi komitmen terhadap kesejahteraan karyawan, kami memastikan perlindungan terhadap potensi risiko dan cidera. Kami mengajak semua anggota tim untuk secara proaktif berkontribusi pada identifikasi dan pengelolaan risiko kesehatan dan keselamatan,” jelasnya.

Untuk ISO 27001: 2022, Manajemen Keamanan Informasi, Remala berfokus pada perlindungan aset informasi. Sementara ISO 37001: 2016, Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Remala menciptakan budaya di mana praktik-praktik bisnis yang adil dan etis mendapatkan prioritas tertinggi. “Melalui komitmen kami untuk menghindari pemberian suap dan korupsi dalam segala bentuknya, kami memastikan integritas dan transparansi dalam operasional. Kami menekankan pentingnya melibatkan semua anggota tim dalam memastikan kepatuhan terhadap kebijakan anti pemberian suap,” jelas Richard.

Melalui Sertifikasi ISO, Remala menjawab tantangan terkini dalam dunia bisnis di Indonesia yang fokus terhadap lingkungan hidup, keamanan cyber, dan korupsi yang tengah dihadapi oleh Indonesia, Remala memperlihatkan komitmen yang kuat dalam membangun solusi yang berkelanjutan. (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved