CSR Corner

Target Projek 100 Km Jalan Aspal Plastik Berakhir di Kabupaten Garut

Target Projek 100 Km Jalan Aspal Plastik Berakhir di Kabupaten Garut
Fifi Pangestu, Executive Director Yayasan Bakti Barito (Kanan) dan Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana (kedua kanan) saat seremoni di Garut (07/03/2024).

PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) telah melampaui target projek 100 km jalan aspal plastik. Projek tersebut bekerja sama dengan pemerintah, pihak swasta dan asosiasi. Perayaan ini dilaksanakan di Kabupaten Garut berkolaborasi dengan Yayasan Bakti Barito dan Pemerintah Kabupaten Garut yang berkontribusi pada pembangunan 50,2 km dari total 100 km jalan aspal plastik.

Pembangunan jalan dengan aspal plastik sepanjang 50,2 km ini telah dilaksanakan sejak tahun 2022 hingga 2023 lalu, dengan mengelola 431,5 ton sampah plastik dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Fifi Pangestu, Executive Director Yayasan Bakti Barito, menyampaikan jalan di kabupaten Garut ini adalah jalan aspal plastik terpanjang dalam satu lokasi.

“Yayasan Bakti Barito dan Pemerintah Kabupaten Garut telah membangun kemitraan bersama dalam mendukung program Adiwiyata. Kami berharap kemitraan ini dapat memberikan solusi yang komprehensif dan memperluas akses pendidikan lingkungan sekaligus membangun komunitas yang tangguh di Garut dan sekitarnya,” kata dia.

Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) menjadi mitra strategis projek Aspal Plastik Garut dalam penyediaan cacahan sampah plastik kresek sesuai dengan standar teknis Kementerian PUPR. Kerja sama yang terjalin dengan ADUPI ini memastikan kualitas bahan memenuhi standar yang tinggi, juga berkontribusi pada upaya daur ulang dan pengelolaan sampah plastik secara efisien.

Kolaborasi ini, kata dia, tidak hanya memberikan manfaat lingkungan yang signifikan, tetapi juga turut mendukung terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Kabupaten Garut. Sementara itu, Nurdin Yana, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut mengatakan sejak tahun 2022 Kabupaten Garut telah mengaplikasikan penerapan aspal plastik pada enam ruas jalan dengan panjang 16,56 km. Jalan ini memanfaatkan 30,96 ton sampah plastik cacah. “Pada tahun 2023 kita dapat mengaplikasikannya pada 17 ruas jalan dengan panjang mencapai 33,68 km dengan menggunakan 49,54 ton sampah plastik cacah,” kata Nurdin menambahkan.

Sebelumnya, Chandra Asri telah melakukan uji coba aspal plastik pertama pada tahun 2018 di kawasan pabrik petrokimia Chandra Asri Group, Kota Cilegon, Banten. Lima tahun sejak komitmen dicetuskan, Kabupaten Garut menjadi titik tercapainya target sekaligus wilayah dengan gelaran terpanjang. “Melalui kolaborasi multi-pihak, program ini juga menjadi langkah kolektif untuk mendukung target pemerintah dalam mengurangi sampah hingga 30% dan mereduksi jumlah sampah di lautan hingga 70% pada tahun 2025,” ujar Fifi.

Hingga akhir tahun 2023, Chandra Asri Group bersama mitra telah membuat 120,8 km jalan dengan campuran sampah plastik, melampaui target awal yang semula dicanangkan sepanjang 100 km. Akumulasi total capaian jalan ini menciptakan fungsi baru dan menambah nilai ekonomi bagi 1.086 ton sampah kantong kresek. Adapun setiap kilometer jalan aspal plastik menyerap sekitar 1,6 ton sampah kresek dan memberikan imbalan peningkatan durabilitas jalan hingga 40%.

“Pengembangan aspal plastik untuk berkontribusi dalam penanganan sampah plastik di Indonesia melalui prinsip ekonomi sirkular dan mengentaskan permasalahan sampah plastik di Indonesia. Semoga keberhasilan yang diraih dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak daerah di Indonesia untuk menerapkan infrastruktur berkelanjutan yang serupa,” kata Edi Rivai, Direktur Legal, External Affairs & Circular Economy Chandra Asri Group,

Edi menambahkan, setelah menunaikan target 100 km jalan aspal dengan campuran plastik, Chandra Asri Group sebagai mitra pertumbuhan akan terus terbuka terhadap peluang kolaborasi.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved