Capital Market & Investment

BTPN Syariah akan Bagi Dividen Rp540 Miliar

BTPN Syariah akan Bagi Dividen Rp540 Miliar

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank BTPN Syariah Tbk menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp70,15 per lembar saham atau setara dengan Rp540,40 Miliar. Jumlah ini 50% dari laba bersih kinerja tahun 2023.

Direktur Kepatuhan merangkap Corporate Secretary BTPN Syariah Arief Ismail mengatakan pembagian dividen dilakukan sebagai bentuk komitmen perseroan terhadap seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), khususnya investor. Arif mengklaim, perusahaan selalu loyal memberdayakan masyarakat.

"Sebagai wujud komitmen kepada investor, Bank membagikan dividen sebesar Rp70,15 per lembar saham. Bank juga senantiasa loyal memberdayakan masyarakat inklusi di berbagai pelosok Indonesia demi memberikan kesempatan tumbuh bersama dan membuat segmen ultra mikro memiliki hidup yang lebih berarti," ungkap Arief Ismail, dalam rilis resmi (22/03/204).

Arif mengaku di tengah kondisi yang menantang, perusahaan tetap memberikan upaya terbaik dalam memberikan pendampingan yang lebih intensif kepada nasabah sebagai bentuk komitmen dalam loyal memberdayakan masyarakat inklusi. Salah satunya dengan melibatkan lebih banyak generasi muda dalam mendampingi segmen ultra mikro melalui program Bestee (Berdaya Bersama Sahabat Tepat Indonesia) yang bekerja sama dengan Kampus Merdeka.

Bestee merupakan program unggulan yang dimiliki perusahaan saat ini, yang ditujukan untuk membuat usaha nasabah lebih berkembang. Program Bestee melibatkan ribuan mahasiswa dalam memberdayakan masyarakat inklusi dengan pendampingan dan berbagai pelatihan.

Saat ini, sudah lebih dari 49 ribu ibu-ibu nasabah yang mendapatkan pendampingan dari 1.821 fasilitator dalam memajukan usahanya di lebih dari 827 kecamatan di Indonesia. Lebih dari satu dekade perusahaan telah menjalankan komitmennya kepada masyarakat inklusi.

Dari sisi kinerja, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp1,08 triliun dan menyalurkan pembiayaan untuk masyarakat inklusi sebesar Rp11,38 triliun sepanjang 2023. Tak hanya itu, rasio keuangan Bank juga tercatat sehat dan kuat, seperti Return on Asset (ROA) 6,3% dan rasio kecukupan modal (CAR) 51,6%. RUPST juga menyetujui laba ditahan sebesar Rp 520,10 Miliar untuk menunjang bisnis Bank ke depan.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved