Automotive

Tips Berkendara Aman di Pertengahan Ramadan

Tips Berkendara Aman di Pertengahan Ramadan

Bulan Ramadan sudah masuk ke pertengahan. Bagi masyarakat yang masih melakukan mobilitas menggunakan mobil Toyota untuk beraktivitas sehari-hari, harus tetap bisa menjaga kondisi tubuh dan tetap konsisten mengikuti atuan berkendara aman.

Pasalnya. meskipun menghentikan aktivitas makan dan minum di siang hari, kegiatan rutin seperti menyetir mobil yang menuntut konsentrasi tinggi, harus tetap dijalankan. Lantas, bagaimana cara menyeimbangkan kegiatan mengemudi supaya tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik?

Puasa membuat tubuh mengalami dehidrasi di siang hari kalau tidak menjaga asupan makanan dan minuman saat sahur. Utamakan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan protein karena memberikan efek kenyang yang cukup lama dan menyediakan energi yang besar serta tahan lebih lama.

AutoFamily harus menghindari makanan dengan kadar gula tinggi karena lebih cepat diserap tubuh sehingga menurunkan energi di siang hari. Hal ini juga berbahaya bagi pengemudi yang memiliki kadar gula darah tinggi. Perbanyak minum air putih supaya tidak mudah dehidrasi.

Selanjutnya, kendalikan asupan makanan dan minuman saat berbuka puasa. Minuman dan makanan yang manis lebih dianjurkan agar tubuh kembali bugar. Tapi jangan berlebih karena kekenyangan membuat tubuh tidak nyaman dan berbahaya ketika mengemudi lantaran jadi mudah mengantuk.

Hindari berbuka puasa sembari menyetir mobil karena berbahaya jika perhatian teralihkan. Tapi jika tidak bisa berhenti, pengemusi bisa makan dan minum secukupnya untuk membatalkan puasa dan kembali fokus mengemudi.

Rasa lapar membuat emosi orang mudah terpancing. Emosi yang tinggi juga membuat tubuh lebih cepat membakar kalori sehingga tubuh mudah lemas. AutoFamily harus dapat mengendalikan emosi ketika mengemudi. Jangan langgar aturan lalu lintas karena akan membuat emosi meningkat.

Kalau ada pengemudi lain yang memancing amarah, tetaplah tenang, cobalah menarik napas dan buang perlahan lewat mulut sebanyak 3 kali sampai merasa tenang. Orang yang emosinya sedang tinggi malah mudah melakukan kesalahan kecil tapi fatal, seperti menyenggol mobil lain yang tidak terlibat masalah.

AutoFamily harus mampu mengukur tingkat kelelahan tubuh saat mengemudi karena lengah sedikit akibat mengantuk bisa fatal akibatnya. Begitu mengantuk, segera masuk area publik seperti pom bensin, mesjid, atau tempat lainnya untuk tidur meski hanya 30 menit.

Manfaatkan waktu istirahat siang untuk tidur sejenak minimal 30 menit sehingga kebugaran tubuh terjaga. Di malam hari, jangan kurangi waktu tidur alami agar tubuh tidak mengantuk esok hari. Apalagi waktu tidur malam terpotong aktivitas sahur.

Di pagi hari, tubuh masih cukup segar dan fit. AutoFamily dapat segera pergi ke kantor karena biasanya jalan masih lengang. Kurangi mengemudi di tengah hari yang sangat panas dan gunakan kacamata hitam supaya mata tidak cepat lelah.

Menjelang buka puasa biasanya jalan relatif lebih macet, terutama di daerah yang ada penjual makanan berbuka puasa. Di saat bersamaan, kebugaran tubuh telah turun. Atur waktu dan cari rute yang tidak melalui daerah rawan macet.

"Jika mobil kendala seperti AC tidak dingin atau yang lainnya, segeralah pergi ke bengkel terdekat untuk servis. Selain itu, servis untuk memastikan mobil dalam kondisi prima dan terhindar dari masalah yang merepotkan,” kata Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000 dalam siaran pers di Jakarta (27/03/2024).


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved