Youngster Inc. Entrepreneur

Perjalanan Rima Alir Tirta Mencari Pasar Batik Berbahan Sutra

Membangun fashion brand bukanlah suatu hal yang mudah karena memerlukan strategi yang tepat untuk membangun kesadaran merek, mendapatkan pelanggan, dan mempertahankan basis pelanggan. Selain itu, persaingan yang ketat dan perubahan tren yang cepat menjadi tantangan besar dalam bersaing di pasar yang kompetitif.

Salah satu brand fesyen Tanah Air yang menghadapi tantangan tersebut Alir Tirta Batik. Sebuah merek yang mengusung handmade batik silk, di mana kain sutra merupakan bahan utama yang digunakan untuk pembuatan kain batiknya.

Alir Tirta Batik berlokasi di Bali, didirikan tahun 2011 oleh salah satu wanita inspiratif yang mencintai budaya Indonesia Rima Alir Tirta. Rima memadukan budaya Indonesia (batik) dengan kelembutan kain sutra hasil jahitan penjahit profesional Bali.

Rima menceritakan perjuangannya dalam membangun brand batik yang berawal dari mencari minat pasar untuk para turis yang datang berlibur ke bali. Dirinya melihat kondisi Bali, di mana pada saat itu untuk membeli produk yang baik dan berkualitas sangat terbatas.

Rima akhirnya memberanikan diri untuk membuka satu toko di lingkungan pertokoan daerah Seminyak dan satu toko di dalam Seminyak Village. Lokasi ini dipilih karena banyak dikunjungi turis asing.

“Agar produk Alir Tirta Batik dapat dijangkau dengan mudah dan luas untuk para turis domestik maupun mancanegara yang ingin mencari produk batik berbahan sutra, kualitas yang baik dan harga yang terjangkau. Alir Tirta Batik sangat mengutamakan wholesale,” ucap Rima dalam keteranganya, Sabtu (06/04/2024).

Rima mengatakan, desain yang dikeluarkan berdasarkan image brand Alir Tirta Batik dan desainnya harus mengikuti tren yang ada. Meski begitu, brand miliknya tetap menyesuaikan dengan kesukaan dan kebutuhan customer, feedback dari customer juga penting untuk evaluasi selanjutnya.

“Tren fashion terus mengalami perubahan setiap tahunnya. Kenapa? Karena fashion merupakan sebuah industri yang dinamis dan sangat dipengaruhi oleh budaya, politik, dan ekonomi global. Inilah perlu dilihat dengan jeli, tern ini agar brand tetap relevan dan dicari, di samping punya identitas sendiri,” ucap Risma.

Alir Tirta Batik mengusung batik cap berbahan sutra dengan cap yang tidak blobor. Selain menawarkan pembelian satuan, juga menerima order dalam jumlah banyak dengan motif – motif. Penjualan produk tidak hanya dilakukan di dalam negeri, tetapi juga ekspor ke Eropa.

“Alir Tirta Batik juga melakukan Ekspor ke seluruh dunia dan yang terbanyak merupakan ke negara Eropa. Alir Tirta Batik juga turut berpartisipasi dalam pameran yang digelar di KBRI Tokyo bertemakan Pameran Seni dan Budaya Indonesia dua kali dalam setiap tahunnya, memanfaatkan sosial media dan sering melakukan giveaway untuk pecinta produk batik silk dari seluruh indonesia,” ungkapnya.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved