Trends

Ini Tips Mengelola THR dan Gaji Ke-13

Foto : Dok.

Tunjangan Hari Raya (THR) bagi ASN, TNI, Polri, pensiunan, akan diakomodir dengan pemberian THR dan gaji ke-13 oleh pemerintah melalui PP No. 14/2024 tentang THR dan Gaji ke-13. Komponen THR yang diberikan kepada ASN itu sebesar gaji pokok dan tunjangan yang melekat pada gaji pokok (tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural/fungsional/umum), dan tunjangan kinerja per bulan. Sementara, komponen THR pensiun yang diberikan meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tambahan penghasilan.

Perencana keuangan merekomendasikan THR tersebut dioptimalkan untuk berbelanja keperluan lebaran yang sifatnya seasonal atau menjadi pengeluaran satu tahun sekali, atau juga sisanya dapat menyokong produktivitas setelah lebaran selesai. “Misalkan dengan berinvestasi, menabung, dan hal prioritas lainnya. Tunda pengeluaran yang bersifat konsumtif apalagi disaat kondisi ekonomi dunia yang tidak dalam kondisi baik karena Ketidakpastian ekonomi global, IMF memperkirakan ekonomi AS hanya tumbuh 1,6%, atau turun dari pertumbuhan 2023 yang 2%, sedangkan ekonomi Tiongkok per 2024 diperkirakan tumbuh 4,5%, atau turun dari pertumbuhan 2023 yang tercatat 5%,” kata Rizki Marman Saputra, perencana keuangan dan pengajar sertifikasi Certified Financial Planner (CFP) di CFP MM Universitas Gadjah Mada saat dihubungi di Jakarta, Selasa (9/4/2024).

Tentunya hal tersebut dapat menjadi sinyal untuk memitigasi risiko. “Oleh sebab itu sebagai Masyarakat Indonesia sendiri perlu waspada sebaiknya pengeluaran yang tidak diperlukan dapat dialokasikan kepada hal-hal yang bersifat prioritas,” ucapnya.

Rizki menjabarkan skala prioritas penggunaan THR dan Gaji ke-13 nantinya untuk membayar utang atau cicilan, misalnya melunasi tagihan kartu kredit, pinjaman, atau melunasi kredit yang bersifat konsumtif lainnya. “Kemudian, THR dapat juga dialokasikan untuk menyiapkan dana darurat, berinvestasi, beramal, dan konsumsi untuk membeli barang yang menunjang produktifitas, misalnya membeli gadget untuk mendukung kegiatan kita bekerja di rumah atau Work from anywhere,” ungkapnya.

Untuk gaji ke-13 sendiri yang sifatnya seasonal bukan rutin dan pemerintah mengharapkan dengan adanya gaji ke-13 ini, dapat membantu ASN dalam membiayai pendidikan anak dan kebutuhan belanja sekolah, sesuaikan lah gaji ke-13 tersebut sesuai dengan kebutuhannya bagi yang sudah memiliki anak. “Bagi yang belum berkeluarga dan mempunyai anak baiknya juga gaji ke-13 tersebut sama fungsinya dengan THR yang dipergunakan untuk kebutuhan yang sifat prioritas,” pungkasnya.


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved