Trends

Peran Agen BRILink Sebagai Agen Inklusi Keuangan Diapresiasi Publik

Sunarso, Direktur Utama BRI. (Foto : Dok BRI).

Agen BRILink berperan sangat penting untuk meningkatkan inklusi keuangan. Jasa keagenan yang dikreasikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk ini diapresiasi pada tingkat global lantaran diganjar penghargaan internasional kategori Transformation Project dari The Banker pada penghargaan Innovation in Digital Banking Awards 2023. Kehadiran Agen BRILink juga diapresiasi publik lantaran berperan strategis dalam memberikan referral kredit ultra mikro (UMi) sehingga memperluas jangkauan inklusi keuangan. Hal ini disampaikan Rizki Marman Saputra, pengamat dan perencana keuangan serta pengajar sertifikasi Certified Financial Planner (CFP) di Universitas Gadjah Mada.

Sunarso, Direktur Utama BRI, menjabarkan Agen BRILink itu tersebar di seluruh Indonesia dan berperan mendorong inklusi keuangan. Keberadaan Agen BRILink juga berkontribusi besar terhadap kinerja fee based income BRI pada Januari-Maret 2024. Jumlah transaksi para agen ini sebanyak 285 juta transaksi finansial dengan volume transaksi mencapai Rp 370 triliun serta menyumbangkan fee based income untuk BRI senilai Rp395 miliar. Hingga akhir Maret 2024, BRI memiliki 796.836 Agen BRILink yang tersebar di 61.122 desa di seluruh pelosok Indonesia.

Rizki menjabarkan ketersediaan Agen BRILink di daerah perdesaan dan pinggiran perkotaan itu memudahkan masyarakat untuk mengakses layanan keuangan, termasuk kredit UMi. Agen BRILink juga berperan sebagai sumber informasi dan edukasi mengenai produk keuangan BRI Group “Mereka dapat menjelaskan kepada masyarakat tentang manfaat, persyaratan, dan proses pengajuan kredit sehingga memudahkan masyarakat mengakses produk keuangan di BRI Group. Agen BRILink yang memberikan referral kredit UMi itu sangat efektif meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan dan berdampak langsung untuk meningkatkan inklusi keuangan,” tutur Rizki kepada SWAonline di Jakarta, Selasa (30/4/2024).

Agen BRILink merupakan salah satu langkah BRI untuk membangun pertumbuhan bisnis dengan operational cost yang relatif lebih rendah dan dapat efektif menjangkau nasabah di wilayah 3T (terdepan, tertinggal, dan terluar). AgenBRILink juga dapat melakukan referral kredit. “Perseroan mengembangkan referral kredit, sehingga BRI tidak perlu membuka cabang untuk menyalurkan kredit,” ujar Sunarso pada keterangan tertulisnya.

Sekedar contoh, Tatang Sutardi, pemilik Agen BRILink, merealisasikan rekomendasi (referral) kepada 4 orang untuk memperoleh kredit UMi dari BRI di tahun ini. “Jumlah referral di Januari hingga Maret 2024 di tempat saya sebanyak 2 kali untuk KeCe (Kupedes Extra Cepat) dan Kupedes (Kredit Umum Pedesaan) 2 kali. Total ada 4 orang yang diberikan referral dari saya kepada mantri BRI,” ujar Tatang saat berbincang dengan SWAonline kios Agen BRILink-nya di Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat.

Pada 2023, Tatang memberikan referral kredit ke BRI sebanyak 5 kali per bulan. “Rata-rata jumlah referral KeCe sebanyak 3 kali dan Kupedes 2 kali dalam sebulan,” ungkap Tatang. Berdasarkan data ini, Tatang merekomendasikan 60 kali referral di sepanjang tahun lalu.Lain halnya, Agus Salim (52 tahun), pemilik Agen BRILink di Jalan Nangka, Sukamaju Baru di Tapos, Depok, Jawa Barat, berhasil merekomendasikan sebanyak 25 orang di sepanjang tahun lalu. Merujuk data tersebut, jumlah total referral di kedua Agen BRILink ini mencapai 85 orang di sepanjang tahun lalu.

Agus merincikan jumlah referral Kupedes di tahun lalu sebanyak 10 orang. “Sedangkan, jumlah referral pemohon KeCe sebanyak 15 orang di tahun 2023,” ujarnya . Mantri BRI bekerjasama dengan Agen BRILink untuk meningkatkan referral kredit modal usaha kepada masyarakat atau calon debitur. Agen BRILink hanya bertugas memberikan rekomendasi kepada BRI. Calon debitur dinilai kelayakannya oleh BRI untuk menyalurkan Kupedes dan KeCe. Mayoritas pemohon kredit Kupedes dan KeCe yang direkomendasikan Tatang dan Agus adalah pelaku UMKM.

Agus Salim, pemilik Agen BRILink di Tapos, Depok, Jawa Bara pada Rabu, 24 April 2024. Agus memberikan referral kredit ultra mikro kepada UMKM. (Foto : Vicky Rachman/SWA).

Aris Budianto, mantri BRI Kantor Unit Perkapuran di Depok, Jawa Barat, menyampaikan ⁠jenis refferal kredit yang disodorkan Agen BRILink milik Agus Salim itu adalah kredit mitra UMi lantaran nilai pinjaman maksimal Rp 5 juta dan jangka angsuran (tenor) selama 3 bulan dengan suku bunga yang sangat bersaing jika dibandingkan pinjaman online ilegal. ”Tujuan kredit mitra UMi adalah untuk memberantas pinjol ilegal. Kemudian, Agus bisa melakukan referral KUR, Kupra, dan Kupedes,” ujar Aris menjabarkan. Pada tahun ini, Aris menyampaikan ⁠program pengembangan referral Agen BRILink mencakup pengembangan teknologi untuk pencairan kredit di Agen BRILink tanpa harus melalui kantor BRI.

Agen BRILink mempraktikkan economy sharing yang konsisten terus dikembangkan BRI melalui keberadaan Agen BRILink. Hingga akhir Desember 2023, Agen BRILink sebanyak 740 ribu Agen BRILink. Nilai transaksi Agen BRILink pada tahun lalu itu sebesar Rp 1.427 triliun dan memberikan fee based income kepada BRI senilai Rp 1,5 triliun. Pendapatan yang diterima Agen BRILink bisa mencapai 2-3 kali lipat dari yang diterima oleh BRI.

Wahyu Juwita, Head of Department Micro Ecosystem BRI Regional Office (RO) Jakarta 2, menyampaikan jumlah Agen BRILink di RO Jakarta 2 di sepanjang tahun 2023 sebanyak 20.265 agen BRIlink dengan frekuensi transaksi 30,42 juta kali dan nilai transaksi sebesar Rp 3,2 triliun atau berkontribusi sebesar 0,22% dari Rp 1.427 triliun.

Ke depannya, Rizki mengusulkan BRI memberikan pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan kepada Agen BRILink. Tujuannya untuk meningkatkan keterampilan di berbagai aspek, diantaranya pembekalan produk, pelatihan digital, pemasaran, promosi serta memperluas jaringan berbasis komunitas. “Tujuan jangka pendek hingga jangka panjang adalah meningkatkan keterampilan mereka agar bisa memperluas jangkauan referral kredit ke UMKM,” ucap Rizki.

Untuk program pengembangan Agen BRILink, Juwita mengatakan BRI RO Jakarta 2 telah melaksanakan booster program untuk meningkatkan engagement antara BRI dan mitra UMi untuk penyaluran KeCe terbanyak di BRI RO Jakarta 2 pada bulan Januari hingga Maret 2024. Ada pula berbagai insentif yang merupakan program nasional untuk Agen BRILink se-Indonesia. “Insentifnya adalah tunjangan kinerja setiap bulan, reward untuk penagihan nasabah sampai dengan program dana pensiun,” tutur Juwita (*)


© 2023-2024 SWA Media Inc.

All Right Reserved